JurnalisNetwork-LAMPUNG_Sebagian publik di media sosial tengah dihebohkan dengan adanya kasus kematian seorang buron berinisial JI saat diamankan polisi dalam kasus dugaan pencurian motor (curanmor) di Lampung Timur.
Sebelumnya diketahui, JI sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit hingga dinyatakan meninggal dunia, setelah ditembak aparat kepolisian saat proses pengembangan kasus di wilayah Kecamatan Jabung, pada Rabu, 3 Juni 2026.
Kejadian ini memicu perdebatan di media sosial setelah adanya video yang memperlihatkan istri korban yang baru 15 hari menikah, histeris dan membantah keterangan polisi yang menyebut suaminya melawan saat penangkapan.
Di lain pihak, Polresta Bandar Lampung justru mengklaim tewasnya JI lantaran sempat melawan dengan menodongkan senjata api (senpi), hingga akhirnya ditembak oleh aparat.
Baca Juga: Pemuda di Medan Terancam 6 Tahun Bui di Kasus Beli Pertalite 25 Liter Pakai Jeriken
Terkini, Kunjungan Polda Lampung ke rumah duka untuk memberikan bantuan sembako, turut menjadi sorotan publik karena dinilai belum menjawab tuntutan keluarga terkait kejelasan ihwal kematian JI.
"Buronan curanmor tewas ditembak polisi, istri membantah pernyataan polisi yang mengatakan suaminya melawan saat ditangkap," tulis postingan Instagram @jakarta.insider, pada Minggu, 7 Juni 2026.
Lantas, bagaimana sebenarnya kronologi kasus tewasnya terduga pelaku dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus dugaan curanmor di Lampung Timur itu berdasarkan versi polisi maupun keterangan dari sang istri? Berikut ulasannya.
Istri: Diambil Sehat, Pulang Meninggal Dunia
Dalam video yang beredar, tampak sang istri korban meminta kejelasan pihak kepolisian ihwal kepulangan sang suami dalam kondisi yang sudah meninggal dunia di rumah duka.
"Ada rumor katanya suami saya kabur, suami saya katanya melawan (polisi)," ujarnya.
"Sedangkan, dia melihat polisi datang dan langsung duduk menyerahkan diri," beber istri JI.
Istri korban lalu menuturkan, JI sempat ditanya aparat saat penangkapan di kediamannya, mengenai keberadaan senjata api.
"Dia ditanya, mana pistolnya? tidak ada, dia diam saja. Lalu ditampar, dan ditanya lagi mana pistolnya," ungkapnya.
Artikel Terkait
Satreskrim Polres Pemalang Ringkus Pelaku Curanmor Gunakan Pistol Mainan
Viral Skandal Malpraktik di RSUD AWS Samarinda, Diduga Ada Tindakan Fatal Kawat 2 cm Tertinggal di Jantung Pasien
Viral Pengakuan Kepala SPPG Sumut Main Judol Plus Bawa Wanita ke Dapur MBG
Viral Surat Tulisan Tangan Tersangka BGN Sony Sonjaya untuk Nanik S Deyang
Viral Vendor Roti Bongkar Kelakuan SPPG di Kota Serang, Minta Manipulasi Harga di Nota Anggaran MBG
Viral Skandal Camat Selogiri Fredy Sasono: Diduga Bersikap Arogan, Didesak Mundur oleh Bawahan