Menurutnya, saat ini pengungsi membutuhkan bantuan berupa logistik, obat-obatan, alas tidur, dan selimut.
Baca Juga: Viral, Banjir di Pemalang Selatan Bawa Material Kayu Gelondongan
“Barangkali ada balita yang membutuhkan, kami juga butuh obat-obatan atau peralatan untuk balita atau bayi,” terangnya.
Adapun korban jiwa dalam bencana banjir bandang di Pemalang ini, per Sabtu, 24 Januari 2026 tercatat ada satu warga berjenis kelamin laki-laki dari Dusun Wanasari, Desa Penakir meninggal dunia.
Ingatkan Warga Tak Beraktivitas di Area Sepanjang Sungai
Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Pemalang juga telah mengeluarkan imbauan kepada warga untuk mengurangi aktivitas di sepanjang aliran sungai.
Lebih lanjut, hujan intensitas tinggi di area hulu Gunung Slamet masih berpotensi untuk terjadinya banjir bandang susulan karena debit air yang naik.
*
Artikel Terkait
Banjir Bandang di Pemalang, Petugas Gabungan Evakuasi 92 Warga ke Kantor Kecamatan
Diterjang Banjir Bandang, Icon Wisata Pancuran 13 Guci Tegal, Hilang Tersapu Air
Banjir Bandang Pemalang, 6 Jembatan Hilang, Ratusan Warga Mengungsi
Banjir bandang di desa Penangkir, Pemalang 630 Jiwa Diungsikan di Kantor Kecamatan Pulosari.