Diterjang Banjir Bandang, Icon Wisata Pancuran 13 Guci Tegal, Hilang Tersapu Air

Photo Author
Agus.R, Jurnalis Network
- Minggu, 25 Januari 2026 | 11:34 WIB
Kondisi OW Pancuran 13 Guci Luluh Lantak Disapu Banjir (AGUS R)
Kondisi OW Pancuran 13 Guci Luluh Lantak Disapu Banjir (AGUS R)

JurnalisNetwork-TEGAL-Hingga Minggu (25/1) warga beserta BPBD Kab Tegal masih melakukan pembersihan sisa banjir di Obyek Wisata Pancuran 13 Guci Kab Tegal.Banjir bandang yang melanda kawasan ini juga menghanyutkan icon patung pancuran 13 yang menjadi simbol lokasi obyek wisata tersebut.

Banjir bandang di lereng Gunung Slamet tepatnya di kawasan obyek wisata Pemandian Air Panas Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, kembali terjadi. banjir yangvterjadi kali ini mengakibatkan kerusakan cukup parah, Tiga taman wisata (TWA) mengalami rusak parah akibat luapan Sungai Gung Guci, yaitu TWA Pancuran 13, Pancuran 5, dan Kolam Air Panas Barokah.

"Banjir yang melanda kawasan obek wisata pancuran 13 guci ini selain menghanyutkan jembatan , juga menghanyutkan patung icon pancuran 13, hilang lenyap.Pancurannyapun lenyap,"Kata Slamet (56) warga Guci, kepada jurnalisNetwork, Minggu (25/01)

Baca Juga: Banjir Bandang di Pemalang, Petugas Gabungan Evakuasi 92 Warga ke Kantor Kecamatan

Slamet menuturkan Banjir yang terjadi di kawasan objek wisata guci ini terjadi dua kali yakni Jumat malam dan Sabtu dinihari. Selain merusak salurannpancuran air panas di obyek wisata ini.Kedatangan air yangbtidak terduga ini juga menyebabkan 3 jembatan penghubung di beberapa titik lokasi juga rusak tersapu air

"Tidak hanya merusak jembatan, saluran air bersih khususnya Desa Guci. akses untuk air bersih juga rusak.dan Banyak pipa hilang tersapu banjir bandang,'tutur Slamet lagi

Hal sama dikemukakan oleh Tadjudin (56) warga Guci,. Tak hanya banjir bandang, longsor di sejumlah titik juga terjadi setelah hujan deras intensitas tinggi yang mengguyur lereng Gunung Slamet sejak Kamis (22/1/2026) hingga Sabtu (24/1/2026) pagi.

"Hingga kini warga masih khawatir karena hujan dan gerimis tidak juga berhenti.Yang menyebabkan debit ait meningkat tajam," tutur Tadjudin.

Baca Juga: Viral, Banjir di Pemalang Selatan Bawa Material Kayu Gelondongan

Warga dan pemerintah daerah setempat serta BPBD Kabupaten Tegal masih berupaya melakukan pendataan serta perbaikan pada sejumlah sarana yang mengalami kerusakan ringan.

Sementara sejumlah titik objek wisata ditutup akibat sarana wisata yang porak poranda***

Editor: Agus.R

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pelaku Penusukan di Ujung Berung DPO

Senin, 13 Juli 2026 | 18:36 WIB
X