Kondisi Desa Penakir di Lereng Gunung Slamet, Kiriman Banjir dari Hulu Sebabkan Jembatan Putus dan Batu

Photo Author
Agus.R, Jurnalis Network
- Minggu, 25 Januari 2026 | 12:14 WIB
Kondisi Banjir Bandang Desa Penakir Hingga Minggu (25/1)..(AGUS R)
Kondisi Banjir Bandang Desa Penakir Hingga Minggu (25/1)..(AGUS R)

JurnalisNetwork-PEMALANG-Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang menjadi salah satu wilayah terdampak parah banjir bandang yang terjadi pada Jumat malam, 23 Januari 2026.

Material dari hulu Gunung Slamet, seperti batu, gelondongan kayu, hingga lumpur turut terbawa ketika banjir menerjang pemukiman warga.

Wilayah Dusun Sawangan, Sarangan, dan Sigeblog di Desa Penakir kini dipenuhi dengan tumpukan kayu dan lumpur.

“Mengabarkan dari Penakir, Sarangan, full lumpur. Astaghfirullah,” ucap perekam video dalam unggahan akun Instagram @pemalang.update, dikutip pada Minggu, 25 Januari 2026.

Jembatan Putus, Batu dan Kayu Berserakan

Dalam video tersebut terlihat kondisi jalanan di pemukiman warga yang sudah tertutup material banjir, seperti kayu dan potongan kayu.

Tampak banyak batu yang berserakan dengan ukuran beragam pun menghantam rumah warga.

Baca Juga: Banjir bandang di desa Penangkir, Pemalang 630 Jiwa Diungsikan di Kantor Kecamatan Pulosari.

“Rumah hancur, batu ini berarti terbawa dari atas. Ini juga jembatan yang terputus,” imbuhnya.

“Di sini ada 6 rumah yang terdampak dan batu-batu dari atas. Ini daerah paling parah karena sampai batu-batu ini bisa turun ke bawah,” sambungnya.

Warga Mulai Diungsikan ke Tempat Aman

Sementara dalam video terbaru yang diunggah oleh Pemerintah Kabupaten Pemalang pada Minggu, 25 Januari 2026, disebutkan bahwa warga sudah dievakuasi untuk mengungsi ke tempat yang aman.

Ada beberapa titik pengungsian untuk warga, seperti di gedung kecamatan, gedung SD Penakir 2, gedung milik Nahdlatul Ulama (NU), dan posko-posko lainnya.

“Untuk di kecamatan kurang lebih 400 orang dan mungkin untuk di SD sekitar 600 atau lebih. Untuk yang masih di posko-posko yang kami anggap aman ada 4 RT dan 1 RT di madrasah,” ucap Agus, Kepala Desa Penakir di lokasi kejadian.

Halaman:

Editor: Agus.R

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Artikel Terkait

Terkini

Dadan Hindayana Digantikan Nanik S Deyang

Rabu, 3 Juni 2026 | 13:12 WIB
X