Kendati demikian, beberapa saat kemudian kondisi pelaku terus menurun hingga akhirnya kembali mendapatkan penanganan intensif dari tim dokter.
"Dari keterangan dokter, awalnya pelaku masih sadar dan tanda-tanda vitalnya baik," sebut Gigih.
"Namun kemudian kesadarannya menurun hingga akhirnya dokter menyatakan pelaku meninggal dunia karena denyut nadi sudah tidak ada," jelasnya.
Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan lanjutan dari pihak kepolisian maupun keluarga korban terkait kasus kematian JI saat pengamanan aparat kepolisian Polresta Lampung.*