up-to-date

Undip Gandeng PT Symmex Medical Indonesia Perkuat Hilirisasi Riset

Rabu, 13 Mei 2026 | 01:14 WIB
Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menjalin kerja sama strategis dengan PT Symmex Medical Indonesia dalam upaya memperkuat pengembangan riset (ist/hmsundip/AGUS R)

JurnalisNetwok-SEMARANG – Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menjalin kerja sama strategis dengan PT Symmex Medical Indonesia dalam upaya memperkuat pengembangan riset, pendidikan, dan inovasi di bidang kesehatan serta teknologi laboratorium medis. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong kemajuan layanan kesehatan berbasis teknologi modern.

Rektor Undip Suharnomo menyebut  kemajuan sebuah bangsa ditentukan sejauh mana universitas mampu bergerak bersama industri.

“Universitas Diponegoro menggandeng PT Symmex Medical Indonesia untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan industri, khususnya pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta hilirisasi produk inovasi kampus,: ujarnya Selasa (12/5/2026).

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara pihak Undip dan manajemen PT Symmex Medical Indonesia yang berlangsung di kampus Undip, Tembalang, Semarang. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, serta perwakilan perusahaan.

Baca Juga: Mantan Walikota Semarang Ajukan PK ke Mahkamah Agung

Rektor Undip menyampaikan, sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi langkah penting dalam menghadapi perkembangan teknologi kesehatan yang terus berkembang pesat. Menurutnya, kolaborasi tersebut akan membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa dan peneliti untuk memperoleh pengalaman langsung di dunia industri.

Ia mengisahkan pengalamannya saat berkunjung ke sejumlah universitas dan perusahaan di China dan Taiwan, yang dinilai telah berhasil membangun ekosistem riset dan industri secara kuat.

"Enam bulan lalu saya berkesempatan mengunjungi sejumlah universitas dan perusahaan di China, dari Beijing, Shanghai hingga Tianjin. Di sana saya melihat sesuatu yang sangat mengesankan di mana kampus dan industri benar-benar berjalan bersama," katanya.

Dengan logo perusahaan hadir di kampus dan logo kampus juga terpampang di perusahaan, ia mengaku, optimistis kemajuan suatu negara hanya mungkin terjadi ketika universitas ikut bergerak, bukan sekadar menjadi pengguna, tetapi menjadi pencipta solusi.

Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak akan mengembangkan berbagai program, mulai dari penelitian bersama, seminar ilmiah, penguatan laboratorium, hingga peningkatan kompetensi tenaga kesehatan. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Menurut dia, Undip sebenarnya sudah memiliki banyak potensi dengan berbagai inovasi, mulai dari produk kesehatan dan gizi seperti Prof Diet, air minum Voca, hingga Nutri Sun D3 berbasis pangan lokal untuk pencegahan stunting.

Ada juga inovasi teknologi seperti Cyborg Insect atau kecoa "robot" yang mendapat perhatian Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan meraih penghargaan internasional.

Baca Juga: Viral Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya Semarang, Pemilik Mengaku Sudah Ikhlas: Mungkin Ini Musibah Bagi Saya

"Ini menunjukkan bahwa riset Undip memiliki kualitas dan relevansi yang kuat," kata Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Undip itu.

Halaman:

Tags

Terkini

Pelaku Penusukan di Ujung Berung DPO

Senin, 13 Juli 2026 | 18:36 WIB