Viral Tragedi Pembunuhan di Serpong Utara Tangsel, Mantan Suami Diduga C3kik Lalu Bekap Korban hingga Meninggal Dunia

Photo Author
Agus.R, Jurnalis Network
- Minggu, 19 April 2026 | 18:50 WIB
Menyoroti kasus pembunuhan yang dialami seorang wanita di dalam rumahnya pada kawasan Serpong Utara, Tangerang Selatan. (Instagram.com/@tangsel.info)
Menyoroti kasus pembunuhan yang dialami seorang wanita di dalam rumahnya pada kawasan Serpong Utara, Tangerang Selatan. (Instagram.com/@tangsel.info)

Pelaku Diduga Sakit Hati

Secara terpisah, Kepala Unit 1 Subdirektorat Reserse Mobile Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Dimitri Mahendra mengungkapkan adanya motif pembunuhan yang diduga dilatari perasaan sakit hati pelaku terhadap korban.

"Pelaku TH alias Bang Tile, yang merupakan mantan suami korban melakukan pembunuhan diduga karena pelaku sakit hati terhadap korban," kata Mahendra dalam keterangannya, pada Minggu, 19 April 2026.

Kendati demikian, polisi masih mendalami lebih lanjut alasan pasti di balik aksi pembunuhan tersebut.

"Masih dilakukan pemeriksaan intensif terkait motif tindak pidana tersebut," imbuh Mahendra.

Aksi Keji Pelaku terhadap Korban

Berdasarkan laporan dari pihak kepolisian, aksi pembunuhan yang dilakukan terduga pelaku tergolong brutal.

Mahendra menuturkan adanya dugaan korban dihabisi dengan cara dicekik dan dibekap hingga tidak bernyawa di kediamannya.

"Pelaku mencekik leher dan membekap mulut korban sampai korban meninggal dunia," ujar Mahendra.

Baca Juga: - Ikan Sapu-Sapu Kini Jadi Buruan Warga Jakarta untuk Ditangkap Sebanyak Mungkin, Alasannya di Luar Dugaanj

Pelaku Sempat Melawan saat Diamankan

Usai insiden terjadi, polisi menyebut terduga pelaku yang merupakan mantan suami korban itu sempat melarikan diri hingga akhirnya ditangkap polisi.

Penangkapan dilakukan oleh tim Subdit Resmob Polda Metro Jaya di kawasan Jalan Jombang Raya, Pondok Aren, pada Kamis, 16 April 2026 sekitar pukul 17.50 WIB.

Mahendra mengungkapkan, saat diamankan, pelaku sempat melakukan perlawanan yang membahayakan petugas dan masyarakat sekitar.

"Saat ditangkap, pelaku diberikan tindakan tegas terukur, karena berusaha menyerang petugas dan membahayakan nyawa masyarakat," beber Mahendra.

Halaman:

Editor: Agus.R

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X