Menurut keterangan dari SPPG Argosari, pada MBG Sabtu, 7 Maret 2026 adalah porsi besar berisi roti pisang, bandeng presto, tahu ungkep, dan jeruk. Sedangkan untuk porsi kecil dibagikan tanpa jeruk.
“Ikan yang digunakan dalam menu tersebut adalah bandeng presto yang telah melalui proses pengolahan dan pengukusan sebelum didistribusikan kepada para penerima manfaat,” ujar pihak SPPG Argosari pada Senin, 9 Maret 2026.
“Kami memahami bahwa muncul persepsi di masyarakat bahwa ikan bandeng tersebut terlihat seperti masih mentah. Hal ini menjadi perhatian bagi kami karena tampilan visual menu yang dibagikan menimbulkan kesalahpahaman bagi sebagian pihak,” paparnya.
Pihak SPPG juga mengklaim bahwa telah memberikan label menu, petunjuk penyimpanan, serta anjuran konsumsi kepada penerima manfaat terkait makanan yang dibagikan.
Baca Juga: Viral Siswa SMA di Riau Bagikan MBG yang Didapatkan: Gimana Mau Bergizi, Isinya Seuprit Gini
Selain janji melakukan evaluasi, SPPG Argosari juga mengungkapkan permintaan maaf karena membuat kesalahpahaman yang berujung viral.
Usai pertemuan, Caroline mengunggah video terbaru dengan menegaskan bahwa permasalahan di antara kedua belah pihak sudah selesai.
*
Artikel Terkait
Penangkapan Bupati Pekalongan Senggol Jokowi
Gusdurian dan IPP NU Pemalang Adakan Pelatihan Medsos Sehat di SMK NU 01 Belik Pemalang
Tebar Berkah Ramadan, Tahanan hingga Pengendara Dapat Takjil Gratis
Wakil Wali Kota Tegal Peringati Nuzulul Qur’an Bersama Santri TPQ Mujahidin
Dedy Yon Hadiri Safari Ramadan Komisi II DPR RI di Provinsi Jateng
Nadin Amizah Ceritakan Momen Terakhir Sebelum Vidi Aldiano Wafat, Ungkap Suasana Tenang yang Menyelimuti Kepergiannya