JurnalisNetwork-RIAU-Selama bulan Ramadan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih tetap berjalan dengan penyesuaian.
Salah satunya dengan memberikan menu kering agar bisa dimakan saat berbuka puasa bagi penerima manfaat yang menjalankan puasa.
Namun, sejak pelaksanaan MBG di bulan Ramadan, ramai di media sosial sorotan tajam mengenai menu yang dibagikan.
Sejumlah video viral memperlihatkan menu MBG yang diterima para siswa, salah satunya dari unggahan akun kelas XI SMAN Dharma Pendidikan, Indragiri Hilir, Riau.
Menu MBG Siswa SMA yang Diterima
Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @ipasss11.4 itu, terlihat dua orang siswa yang membuka plastik MBG yang diterima.
“Kek mana lah mau bergizi, MBG-nya aja dikorupsi. Isinya seuprit gini. 15k banget nih?” tulis dalam keterangan video tersebut, dikutip pada Kamis, 5 Maret 2026.
Sementara menu MBG yang terlihat dalam video adalah roti, kacang, jeruk, telur rebus, dan selembar keju.
Jadi Tempat Curhat Siswa Lain
Unggahan yang sudah diputar lebih dari 538 ribu kali itu lantas ramai dengan cerita ‘adu nasib’ sesama siswa yang mendapatkan menu MBG Ramadan.
Sejumlah komentar kompak menyebut bahwa roti menjadi salah satu menu yang paling sering diterima selama Ramadan.
Baca Juga: DPRD Kota Tegal Tetapkan Dua Perda; Kawasan Tanpa Rokok dan BPR Bank Bahari
Beberapa komentar di antaranya, “Angkat tangan siapa yang udah muak sama roti?” tulis akun @hel****2
Artikel Terkait
Mobil Pengangkut MBG Kecelakaan, Ratusan Anak Batal Makan Gratis di Pekalongan
- Viral Sopir MBG Tabrak Gerbang SDN Clapar Kebumen, Diduga Sempat Ngebut Sambil Ugal-ugalan
Viral Sesepuh Desa Purbalingga Ikut Turun Bangun Jalan Baru hingga Bikin Salut Warganet di Medsos
- Viral Pesawat Super Air Jet Delay Sampai 5 Jam, Maskapai Kini Beri Kompensasi Rp300 Ribu ke Penumpang - Cerita Penumpang usai Diberi
Viral Dugaan Ketua RT di Banjarnegara Jawa Tengah Diam-diam Merekam Tetangganya Mandi, Aksinya Sudah Bertahun-tahun
Malapetaka MBG .... Disampaikan Oleh Yusuf Blegur /Aktifis 88
Viral Jalan Umum di Jaktim Disebut Jadi Arena Balap Liar, Kompetisi Bukan soal Tarikan Gas tapi Kecepatan Lari