up-to-date

Warga Berebut Kayu Yang Berserakan dan Pipa Air di Pantai Larangan yang Terbawa dari Wisata Guci

Senin, 26 Januari 2026 | 21:30 WIB
Kondisi Pantai Larangan dan Guci pascabanjir di lereng Gunung Slamet

Setidaknya, ada 3 lokasi di Guci yang mengalami kerusakan parah karena meluapnya Sungai Gung Guci, yakni Pancuran 13, Pancuran 5, dan Kolam Air Barokah.

Banjir yang membawa lumpur dan kayu gelondongan itu juga turut merusak fasilitas yang ada di lokasi.

Beberapa jembatan di dalam area Guci dilaporkan putus, yaitu di Jembatan Jedor, Jembatan Kaligung Pancuran 13, dan Jembatan Gantung di area Pancuran 5.

Sejumlah infrastruktur vital yang rusak berat itu memberi dampak pada aktivitas wisata dan mobilitas warga yang kini terganggu.

Baca Juga: Polres dan Bhayangkari Gelar Bakti Sosial dan Trauma Healing untuk Warga Terdampak Banjir di Pulosari

Pancuran 13 dan Pancuran 5 Guci Ditutup Sementara

Sebagai langkah antisipatif, Pemerintah Kabupaten Tegal memutuskan menutup sementara dua titik wisata favorit, yakni Pancuran 13 dan Pancuran 5.

Sebagai bentuk empati kepada para pengunjung, Pemkab Tegal akan menggratiskan tiket masuk Kawasan Wisata Guci selama masa pemulihan.

Kebijakan tersebut diambil untuk menghindari kerumunan di titik rawan sekaligus memberikan ruang bagi proses penanganan darurat.

Sementara itu, penyebab banjir adalah hujan yang turun terus menerus meski intensitasnya tidak tinggi.

Baca Juga: Banjir bandang di desa Penangkir, Pemalang 630 Jiwa Diungsikan di Kantor Kecamatan Pulosari.

Pasalnya, hujan di kawasan tersebut terjadi sejak Kamis sore dan meningkat pukul 21.00 WIB, hingga berlanjut sampai dini hari.

Curah hujannya tidak ekstrem, tetapi berlangsung terus-menerus itulah yang membuat debit sungai meningkat dan akhirnya meluap.

Halaman:

Terkini

Dadan Hindayana Digantikan Nanik S Deyang

Rabu, 3 Juni 2026 | 13:12 WIB