JurnalisNetwork-JAKARTA - Sebagian publik di media sosial sedang hangat memperbincangkan ihwal Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf alias Gus Ipul yang menonaktifkan 2 pejabat di Kementerian Sosial (Kemensos).
Sebelumnya diketahui, langkah itu diambil Gus Ipul usai ramai kontroversi pengadaan sepatu Sekolah Rakyat (SR) senilai Rp799 ribu per pasang.
"Mensos nonaktifkan 2 pejabat Kemensos pasca kontroversi pengadaan sepatu SR," demikian tertulis dalam postingan Instagram @pandemictalks, pada Jumat, 15 Mei 2026.
Baca Juga: Ziarah ke Makam, 2 Orang Tersambar Petir, 1 Tewas, 1 Luka
Hal yang tak kalah menyita perhatian publik, yakni 2 pejabat yang dinonaktifkan itu bertindak sebagai Kepala Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa, serta Kepala Subbagian Perlengkapan dan Barang Milik Negara.
Di sisi lain, tim khusus yang dipimpin oleh Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono sebelumnya telah melakukan klarifikasi selama 1 minggu, terkait proses pengadaan sepatu pada tahun 2025 itu.
Lantas, bagaimana proses investigasi terkait dugaan penyelewengan anggaran dalam pengadaan barang dan jasa dalam program SR sejauh ini? Berikut ulasannya.
2 Pejabat Kemensos Dinonaktifkan
Secara terpisah, Gus Ipul sempat menuturkan, keputusan ini sebagai tindak lanjut dalam proses investigasi yang tengah berjalan.
Baca Juga: Polres Tegal Kota Strelisasi Gereja
"Dalam kaitan dengan keperluan tersebut, juga untuk kelancaran terhadap proses pendalaman yang dimaksud," kata Gus Ipul yang dikutip dari pernyataan resminya, pada Jumat, 15 Mei 2026.
"Saya membebastugaskan sementara dari jabatannya," tambahnya.
Gus Ipul menambahkan, langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh untuk memperbaiki tata kelola pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kemensos.
"Semua yang sudah kami lakukan menjadi satu bagian evaluasi untuk memperbaiki pengadaan pada tahun 2026," tambahnya.
Artikel Terkait
Undip Gandeng PT Symmex Medical Indonesia Perkuat Hilirisasi Riset
Matangkan Dokumen Perubahan RTRW Kota Tegal, DLH Gelar Forum Konsultasi Publik Lanjutan
BEM FKM Undip Gelar Sosialisasi Hari Tanpa Tembakau Sedunia di SMK 11 Semarang
Viral ‘Mungkin Hanya Perasaan Adik-adik Saja’, MC LCC 4 Pilar MPR RI Minta Maaf
Outing Class Berujung Duka, Satu Santriwati Meninggal Dunia usai Tenggelam di Curug Kanesia Baturraden