Langsiran bantuan dilakukan dan jalanan makin terjal hanya bisa dilewati dengan motor trail.
“Lanjut naik motor dan ini lebih ekstrem jalurnya dari ojek gunung sih. Aspal? Nggak banyak! Jalanan yang kita lewati itu belum tersentuh aspal, memang dari dulu belum ada,” imbuhnya.
Menyeberang Seadanya dengan Tali Sling
Menyeberangi sungai dengan tali sling merupakan hal biasa untuk sebagian warga Aceh Tengah pascabanjir.
Video tersebut menunjukkan kondisi tali sling yang mengabaikan keamanan di tengah kedaruratan.
“Sampai titik terakhir kendaraan roda dua, harus nyebrang naik sling atau jalur bambu. Kalian pikir sling ini aman nggak? Pakai sarung doang, jauh dari kata-kata safety,” ucap pemilik video.
“Jadi gimana? Tetap hati-hati. Kalau udah nggak ada yang jaga, ya narik sendiri sambil nyeberang,” sambungnya.
Lebih lanjut, kondisi masih membutuhkan bantuan penanganan darurat membuat Pemkab menetapkan daerah ini dengan status masa tanggap darurat bencana hingga 22 Januari 2026.***
Artikel Terkait
Kementerian ESDM Bakal Evaluasi 23 Izin Tambang di 3 Provinsi Terdampak Banjir dan Longsor di Sumatera
Update Korban Banjir-Longsor Sumatera: 867 Orang Meninggal Dunia dan 521 Lainnya Masih dalam Pencarian
846 Pengungsi Bencana Banjir Longsor Masih Perlu Penanganan
Update BNPB 11 Desember: Korban Meninggal Banjir dan Longsor Sumatera Tembus 990 Jiwa, Pencarian Terus Dilakukan