Kondisi desa yang sunyi dan gelap membuat warga merasa terputus dari dunia luar.
"Dari sebelum banjir memang sudah mati lampu," pungkas wanita tersebut.
Kehadiran relawan di Pulau Tiga menjadi titik balik bagi warga setempat. Meski infrastruktur masih lumpuh dan pemulihan baru saja dimulai, setidaknya rasa syukur atas adanya kepedulian dari sesama memberikan kekuatan bagi warga.***
Artikel Terkait
Harus Membungkuk Saat Masuk Rumah, Potret Memilukan Warga Pidie Jaya Kembali ke Hunian yang Tertimbun Lumpur
Akses Putus Sejak Banjir Bandang, Momen Truk Pertama Mengangkut Bantuan Logistik Melintasi Tenge Besi Menuju Takengon
Tolak Terisolasi, Warga Rusip Antara Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat dari Kayu Tanpa Alat Berat