"Jadi kita tidak merugikan petani-petani di daerah yang lain, gitu," tegas Ferry.
Mungkin ada dampaknya, tapi tidak akan sebesar itu, ketimbang kita masukkan semua ke Jakarta.
Komoditas Kopi Dinilai Potensial
Dalam kesempatan yang sama, Ferry mengungkapkan pihaknya berencana untuk menyuplai komoditas tani ke luar Pulau Jawa.
"Jadi ada beberapa titik, dan bahkan kita sedang melakukan kerja sama juga untuk pihak di luar Jawa," ungkapnya.
Sebenarnya, lanjut Ferry, hal tersebut juga bisa dilakukan dengan memasok hasil tani ke sesama wilayah Sumatera.
"Kita bisa antarkan (cabe) ke daerah-daerah Sumatera Selatan seperti Palembang dan lain sebagainya," sebutnya.
Di sisi lain, Ferry meyakini komoditas pangan seperti, kopi hingga bawang merah, juga berpotensi untuk kembali memutar ekonomi warga yang terdampak bencana.
"Nah, di kesempatan berikutnya kita akan bawa komoditi lain seperti kopi, bawang merah yang sudah kita rose, jadi didistribusikan di sini," terang Ferry.
"Besok inisiasi pertama kita akan membawa kopi 1 juta, kita jalan lagi, lalu membawa bawang merah dan kopi lagi senilai 10 ton, beserta komoditas yang lain," tandasnya.***
Artikel Terkait
20 Perusahaan Terindikasi Berkontribusi pada Banjir Sumatera , Terancam DIcabut Ijinnya
Kementerian ESDM Bakal Evaluasi 23 Izin Tambang di 3 Provinsi Terdampak Banjir dan Longsor di Sumatera
Update Korban Banjir-Longsor Sumatera: 867 Orang Meninggal Dunia dan 521 Lainnya Masih dalam Pencarian