Jeritan Hati Warga Bona Lumban Tapteng Terjebak Banjir di Tengah Kegelapan Malam: Kami Tidak Tahu Pergi ke Mana

Photo Author
Hidayatulloh., Jurnalis Network
- Senin, 22 Desember 2025 | 20:39 WIB
Tangkapan layar warga di desa Bona Lumban, Tapanuli Tengah, yang memohon bantuan karena banjir mulai menggenang dan menyebut warga masih terjebak di rumah. (TikTok/zaits_bf)
Tangkapan layar warga di desa Bona Lumban, Tapanuli Tengah, yang memohon bantuan karena banjir mulai menggenang dan menyebut warga masih terjebak di rumah. (TikTok/zaits_bf)

JurnalisNetwrok-ACEH-Suasana mencekam menyelimuti Desa Bona Lumban, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada Minggu malam.

Di tengah kegelapan dan guyuran hujan, warga kini hanya bisa terpaku melihat debit air yang terus merangkak naik dan mulai menjangkau bagian dalam rumah mereka.

Melalui unggahan video di akun TikTok @zaits_bf pada Minggu, 21 Desember 2025, seorang pria menunjukkan kondisi rumahnya yang mulai tergenang.

Dengan suara penuh kecemasan, ia melaporkan situasi darurat yang membutuhkan penanganan segera sebelum kondisi kian memburuk.

Baca Juga: Kehilangan Segalanya, 2 Bocah di Desa Sipange Ceritakan Detik-detik Rumahnya Hancur Diterjang Banjir

Menanti Bantuan di Tengah Ketidakpastian
Air yang semula hanya berada di halaman, kini dilaporkan telah memasuki area tempat tinggal setinggi mata kaki orang dewasa.

Di tengah kondisi tersebut, warga merasa berjuang sendirian karena belum adanya pergerakan bantuan yang sampai ke titik pemukiman mereka.

"Untuk malam hari ini kondisi air di Sumatera Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah, Desa Bona Lumban, malam hari ini air sudah sampai ke titik rumah," lapor pria dalam video tersebut.

Kekhawatiran warga memuncak karena hingga larut malam, bantuan logistik maupun evakuasi belum menyentuh wilayah mereka.

Baca Juga: Berharap Sajadah untuk Mama dan Sedih Lihat Sekolah Hancur Diterjang Banjir

"Hari ini belum ada sama sekali para warga untuk membantu kondisi rumah kami," lanjutnya.

Pria tersebut melayangkan permohonan terbuka kepada jajaran instansi terkait untuk segera mengirimkan personel ke lokasi, mengingat air yang terus meninggi membuat warga kehilangan arah untuk menyelamatkan diri.

"Tolong bapak ibu yang ada bantuannya dari Polres, TNI atau dari Basarnas boleh dibantu untuk kami di malam ini," pintanya dengan penuh harap.

Ketakutan terbesar warga adalah terjebak di dalam rumah saat air mencapai titik yang membahayakan nyawa.

Halaman:

Editor: Hidayatulloh.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Artikel Terkait

Terkini

Dadan Hindayana Digantikan Nanik S Deyang

Rabu, 3 Juni 2026 | 13:12 WIB
X