Baca Juga: Pasangan di Aceh Tamiang Gelar Pernikahan di Tengah Puing Kayu dan Sisa Banjir
Beberapa komentar dari warganet di antaranya seperti, “Kembali ke bahan bakar kayu, di situ akan makin menghargai pohon,” tulis akun @sez***
“Nggak berhenti ini kayu lewat tiap ada air ngalir, bener-bener rusak baian hulunya,” tulis akun @ew****
“Pakai kayu gratis di depan rumah masaknya, karena kondisi begini nggak tau sampai kapan,” tulis akun @jill*****
Distribusi BBM Aceh Tengah Lewat Udara
Sementara itu, untuk saat ini pasokan BBM di Aceh Tengah sudah mulai berjalan dengan menggunakan jalur udara.
Aceh Tengah yang sempat menjadi wilayah terdampak bencana dan terisolasi membuat pasokan BBM, gas LPG, dan lainnya menjadi terhambat.
Bahkan, harga BBM sempat mencapai Rp100 ribu per liter usai distribusi hanya bisa dilakukan dengan jalan kaki.
Per Jumat, 19 Desember 2025, diketahui bahwa sebagian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Aceh Tengah, termasuk Takengon sudah mulai beroperasi.
Artikel Terkait
Usai Banjir Menerjang Aceh Tengah, Muncul Inisiatif Terbangkan Hasil Panen Cabe ke Jakarta Pakai Pesawat Bantuan
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto: Warga Aceh Utara Tidak Sendiri,
Ketua Posko di Aceh Tolak Bantuan Beras, Pilih Alihkan untuk Warga yang Lebih Kelaparan
Pesawat Hercules Terus Bantu Petani Bener Meriah Aceh Angkut Cabai, 14 Kg Dikirim ke Medan