Kemudian, terdapat dugaan penambahan volume BBM hingga mencapai 25 liter.
"Menurut keterangan dia, disuruh tambah 5 liter lagi. Jadi 25 liter," tandas Hermansyah.
Diduga Ditangkap sebagai Tumbal
Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) dalam proses penanganan perkara oleh penyidik, Hermansyah menegaskan pihaknya menilai terdapat unsur kesengajaan.
Baca Juga: Polisi Tetapkan Tersangka pada Pemeran pria dalam video ASUSILA Bandar Bergetar
"Bukan kesalahan SOP bagi kami. Menurut kami ini pengondisian sengaja untuk menangkap mereka sebagai tumbal," sebut Hermansyah
Hermansyah menambahkan, tim penasihat hukum berencana membawa persoalan tersebut ke tingkat yang lebih tinggi dengan melaporkannya ke Komisi III DPR RI.
"Bukan di Propam, tapi kami laporkan nanti ke Komisi III DPR RI," terang Hermansyah.
"Dan mereka harus bertanggung jawab atas perbuatan mereka. Bila perlu kami laporkan juga Kapoltabes sama Kajari," tandasnya.*
Artikel Terkait
Viral Skandal Malpraktik di RSUD AWS Samarinda, Diduga Ada Tindakan Fatal Kawat 2 cm Tertinggal di Jantung Pasien
Viral Pengakuan Kepala SPPG Sumut Main Judol Plus Bawa Wanita ke Dapur MBG
Viral Surat Tulisan Tangan Tersangka BGN Sony Sonjaya untuk Nanik S Deyang
Viral Vendor Roti Bongkar Kelakuan SPPG di Kota Serang, Minta Manipulasi Harga di Nota Anggaran MBG
Viral Skandal Camat Selogiri Fredy Sasono: Diduga Bersikap Arogan, Didesak Mundur oleh Bawahan