Petugas SPPG Bogor , Cuci Ayam Untuk Menu MBG di Kran Masjid

Photo Author
Agus.R, Jurnalis Network
- Jumat, 20 Maret 2026 | 15:36 WIB
Menyoroti viralnya aktivitas pencucian ayam di area masjid oleh petugas SPPG di Bogor, Jawa Barat hingga mendapatkan sanksi dari BGN. (Instagram.com/@sppgbantarjaya002)
Menyoroti viralnya aktivitas pencucian ayam di area masjid oleh petugas SPPG di Bogor, Jawa Barat hingga mendapatkan sanksi dari BGN. (Instagram.com/@sppgbantarjaya002)

JurnalisNetwork-BOGOR-Sempat beredar di media sosial (medsos) terkait aktivitas pencucian ayam di area masjid oleh petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bantar Jaya 002, Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Sebelumnya diketahui, insiden itu mencuat ke permukaan pada Selasa, 17 Maret 2026, yang menunjukkan sejumlah petugas berseragam biru mencuci bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG) di area tempat wudu.

Dalam unggahan Instagram @sppgbantarjaya002, terlihat pula rekaman aktivitas serupa yang dilakukan petugas SPPG tersebut di dalam kamar mandi masjid.

Sebagian kalangan warga setempat menilai tindakan tersebut kurang tepat karena dilakukan di area tempat ibadah.

Buntut dari peristiwa itu, pihak SPPG telah mengutarakan permohonan maaf melalui laman media sosial resminya, pada Rabu, 18 Maret 2026.

Terkini, Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengambil tindakan tegas usai viralnya insiden tersebut. Berikut ulasannya.

Baca Juga: Soroti Kasus Bahan Mentah MBG di Pamekasan Madura, Mahfud MD: Dikirim Lele Mentah, Padahal Tak Ada Kulkas

SPPG Resmi Ditangguhkan

Secara terpisah, BGN resmi menangguhkan SPPG Bogor Rancabungur Bantarjaya 2 yang terhitung sejak 18 Maret 2026.

Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang menyebut langkah tegas ini diambil setelah SPPG tersebut menggunakan area masjid untuk pembilasan bahan makanan tanpa izin.

Selain itu, aktivitas tersebut juga dinilai melanggar prosedur operasional, dan mengganggu fasilitas umum.

“Ini bukan sekadar pelanggaran prosedur, tetapi juga merusak nilai kesucian dan kebersihan fasilitas ibadah yang harus dijaga," beber Nanik kepada awak media di Jakarta, pada Jumat, 20 Maret 2026.

"SPPG seperti ini tidak bisa ditoleransi," tambahnya.

Keputusan ini merujuk pada Keputusan Kepala BGN Nomor 401.1 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Tahun Anggaran 2026.

Halaman:

Editor: Agus.R

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X