up-to-date

Kongres Nasional Patologi Anatomi ke 21 Bahas Tantangan Kedepan, Faskes di Daerah Jadi Sorotan

Jumat, 27 September 2024 | 13:55 WIB
Saat wawancara dengan ketua Kongres Patologi Anatomi, Dr. Birgita Maria Dewayani, Sp.P.A. Subs.O.G.P. (K), M.Kes. di Trans Luxury Hotel Bandung (Foto: Aldi Salman )

BANDUNG, JURNALISNETWORK.COM – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin meresmikan Kongres Nasional Patologi Anatomi XXI di Trans Luxury Hotel Bandung pada Jumat, 27 September 2024.

Kongres yang berlangsung selama tiga hari, dari 26 hingga 28 September 2024, ini menjadi agenda tahunan yang dinanti para profesional kesehatan. Selain pemilihan ketua baru, kongres ini juga memberikan kesempatan kepada para peserta dalam memaparkan makalah penelitiannya.

Acara tersebut dihadiri oleh 893 peserta yang mewakili 22 cabang dari seluruh Indonesia, termasuk Jawa Barat, Banten, Lampung, Medan, Padang, Riau, Maluku, hingga Papua.

Baca Juga: Peningkatan Pendidikan Global di Kota Bandung Menjadi Sorotan

Ketua Panitia Kongres, Dr. Birgita Maria Dewayani, Sp.P.A. Subs.O.G.P. (K), M.Kes., menyatakan bahwa pengembangan teknologi patologi anatomi menghadapi tantangan besar, terutama di daerah.

"Peralatan yang mahal menjadi kendala utama. Banyak rumah sakit di daerah belum memiliki fasilitas patologi anatomi, sehingga pasien harus dirujuk ke rumah sakit di provinsi lain. Ini memakan waktu, terutama bagi pasien yang membutuhkan diagnosis cepat," ujar Birgita, Jumat (27/9/2024).

Birgita juga mengungkapkan bahwa harapan dari kongres ini adalah pembangunan laboratorium patologi anatomi di rumah sakit tipe B dan C, serta pemerataan penempatan dokter spesialis.

Baca Juga: Mendorong Pendidikan Inklusi di Kota Bandung, Menuju Kesetaraan Akses bagi Semua Anak

"Meskipun jumlah lulusan spesialis meningkat, penempatannya terkendala oleh kurangnya fasilitas di rumah sakit. Diharapkan, dengan perhatian lebih dari pemerintah, penyebaran fasilitas dan tenaga spesialis bisa lebih merata, sehingga pelayanan kesehatan di daerah meningkat," tambahnya.

Kongres ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat pelayanan kesehatan, khususnya di bidang patologi anatomi, di seluruh Indonesia.

Terkini

Dadan Hindayana Digantikan Nanik S Deyang

Rabu, 3 Juni 2026 | 13:12 WIB