Awalnya, Dhani dan tim yang bersamanya direncanakan akan naik sampai posko 9, tapi keadaan fisik serta informasi di lapangan membuatnya harus kembali ke basecamp.
Baca Juga: Wakapolri Kunjungi Polres Pemalang
Pemkot Magelang Dampingi Keluarga Survivor
Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendampingan pada keluarga survivor.
“Kami dari Pemkot Magelang terus membersamai keluarga, terus memantau perkembangan. Kami juga baru saja melakukan penggalangan dana. Ali adalah putra dari salah satu staf Pemkot Magelang,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Pemkot Magelang pada Selasa, 6 Januari 2026.
“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar diberikan yang terbaik. Walaupun SOP penyelamatan telah berakhir, kami tetap memantau,” imbuhnya.
Terkait donasi yang terkumpul, Damar menyatakan bantuan tersebut akan digunakan untuk kebutuhan logistik dan dukungan lainnya bagi upaya pencarian lanjutan.
Kronologi Hilangnya Syafiq Ridhan Ali Razan
Syafiq diketahui mendaki Gunung Slamet via Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang bersama Himawan Choidar Bahran.
Keduanya disebut ingin melakukan pendakian tektok atau tanpa menginap pada 27 Desember 2025.
Himawan sempat merasakan sakit saat berada dan Syafiq turun lebih dulu untuk mencari bantuan.
Sejak turun, Syafiq hilang kontak dan Himawan ditemukan tim SAR pada Selasa, 30 Desember 2025 di pos 9.
Tim relawan gabungan sudah memulai pencarian kepada keduanya sejak Minggu, 28 Desember 2025 karena rencana tektok tapi tak kunjung turun ke basecamp.
*