Aksi warga Desa Sekumur ini menjadi bukti bahwa di tengah bencana yang melumpuhkan infrastruktur, kearifan lokal seringkali menjadi penyelamat pertama.
Keberhasilan mereka menciptakan akses air bersih mandiri ini diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus pengingat bagi pihak terkait akan mendesaknya kebutuhan air bersih di wilayah-wilayah terdampak banjir Aceh Tamiang.***