JurnalisNetwork-ACEH-Akses Takengon ke Bireuen melalui Tenge Besi sudah mulai terbuka dan terhubung.
Berbagai cerita korban banjir di Takengon, Bireuen, dan Bener Meriah viral di media sosial karena perjuangannya untuk mendapatkan bantuan.
Jalur Tenge Besi yang terputus, membuat akses jalan sulit dilalui oleh kendaraan, baik itu roda empat maupun roda dua.
Korban banjir yang hendak mengambil bantuan logistik, harus berjalan kaki melewati bekas longsoran yang licin dan menantang.
Ungkapan Haru Pembukaan Jalur Tenge Besi
Kabar baik mengenai pembukaan jalur Tenge Besi itu diunggah oleh pemilik akun @syahru_ozer pada Rabu, 24 Desember 2025.
“Alhamdulillah Ya Allah, akhirnya jalan penghubung Bireuen-Takengon sudah terhubung,” ujar keterangan dalam caption unggahan.
“Semoga seluruh bantuan dan donasi via darat bisa segera masuk untuk membantu korban bencana alam di daerah terisolir di wilayah tengah, Takengon, dan Bener Meriah,” imbuhnya.
Pesan kepada Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, juga diucapkan oleh pemilik video yang menyatakan bahwa dengan pembukaan jalur, bisa memudahkan distribusi bantuan.
“Halo Pak Mualem, jangan sedih lagi. Jalur Tenge Besi sudah terbuka pak. Malam ini tanggal 23 Desember 2025 sudah terbuka,” ujarnya.
Harapan Baru Pendistribusian Bantuan
Pembukaan jalur ini tentu menjadi secercah harapan baru bagi korban yang berada di wilayah tersebut.