"Sekolahnya hancur," kata anak itu dengan singkat.
Kisah bocah dari Aceh Tamiang ini menjadi pengingat bagi banyak orang bahwa di balik angka-angka kerugian bencana, ada kebutuhan batin dan pendidikan anak-anak yang terenggut.*
"Sekolahnya hancur," kata anak itu dengan singkat.
Kisah bocah dari Aceh Tamiang ini menjadi pengingat bagi banyak orang bahwa di balik angka-angka kerugian bencana, ada kebutuhan batin dan pendidikan anak-anak yang terenggut.*