JurnalisNetwork-JAKARTA-Dalam beberapa hari terakhir viral dimedsos, foto foto yang memeprlihatkan sejumlah kerusakan di sekitar kawsan Gunung Slamet.Pada layar medsos di beberapa platform terlihat kondisi sekitar kawasan Gunung Slamet yang memprihatinkan, dan mengancam keselamatan warga yang bermukim di sekitar kawasan Gunung Slamet dari ancaman banjir dan longsor.
Selain tampilan foto close up, di medsos juga bersliweran foto drone bahkan video yang memperlihatkan aktifitas penambangan dan kondisi sejumlah titik dikawasan Gunung Slamet yang gundul.
Baca Juga: WALHI : Pemerintah Harus Tagih Reklamasi Pascatambang hingga Tempuh Jalur Hukum.
Bersamaan dengan itu , pada sebuah acara di Jakarta ,gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi manyatakan, kawasan Gunung Slamet telah berproses untuk menjadi taman nasional, sehingga tidak boleh ada aktivitas penambangan di kawasan tersebut.
Hal itu disampaikan Luthfi, menanggapi pertanyaan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) asal Pemalang, Dikri Mulia mengenai penambangan pasir di kawasan Gunung Slamet.
Dikri menyampaikan keprihatinan dengan kondisi tersebut jika memang itu terjadi, apalagi akhir-akhir beberapa daerah seperti di Sumatra sedang berduka lantaran banjir bandang yang merenggut ratusan orang meninggal.
Baca Juga: Gubernur Aceh Luapkan Kekecewaan ke BNPB , Korban Minta Tolong Petugas BNPB Malah Lari
“Sejauh mana Gubernur mengetahui mengenai hal ini, langkah apa yang sudah dilakukan oleh Gubernur, lalu langkah apa yang akan dilakukan agar bencana-bencana jangan sampai terjadi,” ujar Dikri.
Secara tegas, Gubernur Luthfi pun menjawab jika aktivitas penambangan di Gunung Slamet tidak dibolehkan.
“Gunung Slamet itu sudah (diproses) menjadi kawasan taman nasional. Maka tidak boleh ada penambangan,” kata Ahmad Luthfi, saat menanggapi pertanyaan seorang mahasiswa, dalam acara Ngobrol Seru Bareng Gubernur Jawa Tengah di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Sabtu (6/12/2025)***