Jurnalis Network - Band asal Indonesia Reality Club menyatakan mundur dari festival SXSW di Austin, Texas, Amerika Serikat.
Diketahui salah satu sponsor terbesar SXSW adalah Militer Amerika Serikat serta RTX. Perusahaan penyuplai senjata yang digunakan untuk perang di Palestina.
SXSW adalah salah satu festival budaya terbesar di AS dan menjadi kebanggaan kota Austin.
Baca Juga: Content Creator Edukasi Jadi Trend Anak Muda, Gak Harus Jadi Ahli untuk Memulainya
Tidak hanya Reality club, ada puluhan seniman dan musisi dari berbagai penjuru dunia yang dijadwalkan akan tampil di festival SXSW memilih mundur sebagai bentuk protes
Chia, vokalis Reality Club konsisten akan berpihak kepada Palestina dan sudah beberapa kali menyuarakan desakannya untuk gencatan senjata lewat media sosial.
Pengumuman tersebut disampaikan oleh Reality Club satu hari menjelang penampilannya, pada tanggal 15-16 Maret 2024.
Baca Juga: Memulai Bisnis Online Sebagai Pekerjaan Sampingan, Ini 5 Hal yang Bikin Daganganmu Laris Manis
Disisi lain, band itu juga mengatakan telah bermimpi lama untuk tampil di SXSW.
Mereka bahkan sempat diundang tampil pada SXSW 2020 sebelum akhirnya acara dibatalkan karena Covid-19.
Namun Reality Club akhirnya sepakat untuk mundur dari daftar penampil festival tersebut.
Keputusan itu diambil karena menolak dikaitkan dengan organisasi yang mendukung genosida di Palestina.
Artikel Terkait
Menparekraf Sandiaga Uno Jajaki Kerja Sama Dengan Australia. Tingkatkan Pariwisata di Bidang Event
Spesial untuk Indonesia, Avenged Sevenfold Akan Bawakan Lagu Dear God saat Konser Nanti