JurnalisNetwork-KUDUS-Seorang lansia warga Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menjadi korban perampokan di rumahnya pada Kamis pagi. Korban bernama Munzainah (73) mengalami luka ringan setelah diduga dipukul pelaku yang masuk ke dalam rumah saat korban seorang diri.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui keluarga korban sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu keluarga merasa curiga karena rumah korban masih tertutup dan korban tidak memberikan respons saat dipanggil. Setelah pintu rumah dibuka secara paksa, korban ditemukan dalam kondisi lemas di dalam rumah.
Menurut keterangan keluarga, korban mengaku didatangi seorang pelaku yang kemudian merampas sejumlah perhiasan emas yang sedang dikenakan, seperti gelang dan kalung. Selain mengambil barang berharga, pelaku juga diduga melakukan kekerasan terhadap korban sebelum melarikan diri.
Baca Juga: Mantan Wapres Ma ruf Amin Hadiri Haul Akbar Tegal Raya
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan ke lokasi. Sementara itu, petugas kepolisian dari Polres Kudus bersama tim Inafis segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti dan menyelidiki identitas pelaku.
Sementara itu Kepolisian Resor (Polres) Kudus, Jawa Tengah, menyelidiki kasus perampokan yang menimpa seorang lanjut usai (lansia) wanita berinisial M (70 )tersebut."Dalam aksi tersebut, pelaku menggasak perhiasan emas senilai puluhan juta rupiah," kata Wakapolres Kudus Kompol Rendi Johan Prasetyo saat ditemui di lokasi perampokan, Kudus, Kamis.
Ia memperkirakan, tindak pidana pencurian dengan kekerasan itu terjadi pada pukul 02.00 WIB dan pelakunya satu orang.
"Pelaku diperkirakan masuk melalui jendela rumah korban yang tinggal seorang diri," ujarnya.
Sejumlah perhiasan yang dipakai korban, kata dia, mulai dari satu buah kalung, dua buah gelang, dan tiga buah cincin dirampas pelaku, sehingga korban mengalami kerugian sekitar Rp60 juta.
Baca Juga: BAHAYANYA MAKELAR KASUS ( MARKUS )
Atas laporan adanya tindak kejahatan tersebut, Polres Kudus menerjunkan Tim INAFIS (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, guna mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi di lokasi.
"Alhamdulillah, petugas di lapangan mendapatkan titik terang terduga pelaku berinisial 'H' yang berhasil ditangkap beserta barang buktinya," ujarnya***.
Artikel Terkait
Usai Viral Kasus Terjunnya 2 PRT dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Bongkar Fakta Anyar soal Peran 3 Tersangka
Aksi Arogannya Viral, Pemotor yang Hadang Mobil Ambulans di Depok Ditangkap Polisi
Akhir Pelarian Pelaku Penembak Bripka Arya Supena di Lampung: Tewas dalam Baku Tembak dengan Polisi
Oknum Polisi Berpangkat AKBP di Vonis 6 Tahun, Terkait Kematian Dosen di Hotel Semarang
Viral Video Tawuran Pelajar di Magelang Bawa Pistol, Polisi: Senjata Mainan, Sudah Dibuang di Irigasi