JurnalisNetwork-PATI-Setelah sempat buron dan mangkir dari panggilan Polisi, oknum kiai cabul Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah berhasil ditangkap di Wonogiri pada Kamis, 7 Mei 2026 sekitar pukul 04.00 WIB.
Tersangka bernama Ashri tersebut merupakan pengasuh ponpes dan diduga telah melakukan kekerasan seksual kepada sejumlah santriwati.
Pengacara korban, Ali Yusron, bahkan menyebut ada sekitar 30 hingga 50 santri yang menjadi korban aksi bejat Ashari.
Meski menurut polisi, sampai saat ini laporan masuk hanya berasal dari satu orang korban yang diwakili oleh ayahnya.
Ashari Sempat Membantah Sebagai Kiai saat Ditangkap
Dalam video viral di media sosial, Ashari terlihat tak berkutik ketika sejumlah petugas kepolisian menyergapnya.
Tersangka disuruh tiarap dan tangannya diborgol menggunakan kabel ties agar tidak melawan.
Video viral yang salah satunya diunggah oleh akun Instagram @patisakpore, Ashari bahkan mengaku dirinya bukan seorang kiai.
Baca Juga: Rakyat Kian Sekarat dan Pejabat Semakin Bejat / Oleh : Yusuf Blegur (AKtifis '88)
“Namamu siapa?” tanya petugas dan dijawab singkat oleh pelaku, “Ashari.”
Ia juga mengaku bukan seorang kiai saat ditanyai dari mana asal ponpesnya.
“Kiai mana kamu?” tanya petugas lagi
“Mboten kiai kulo (saya bukan kiai)” jawab pelaku kemudian.
Bikin Geram Warganet saat Ditanya Tentang Kesalahannya
Artikel Terkait
Arogansi Bupati Pati , Sudewo Berakhir Ditangan KPK
KPK Tetapkan Bupati Pati Sudewo dan 3 Kades Sebagai Tersangka Pemerasan Calon Perangkat Desa
Tersandung Skandal Jual-Beli Jabatan, Bupati Pati Sudewo Justru Ungkap 3 Kades Pernah Datang Hanya untuk Minta Arahan
Geger Kiai di Pati jadi Tersangka Pencabulan Santri, Mantan Pengikut Bongkar Doktrin Pelaku pada Santri
Korban Pelecehan di Ponpes Ndholo Kusumo Pati Capai 50 Orang, Tersangka Diklaim Ngaku Jadi 'Wali' sampai Bikin Geram Warganet