JurnalisNetwork-KOTA TEGAL-TiM SAR , PMI Kota dan Kabupaten Tegal serta apparat kepoliisan dan warga menemukan 3 jenazah yang terapung di sejumlah ttik aliran sungai wilayah kota adan Kabupaten Tegal.
Beredar kabar ke 3 jenaazah tersebut merupakan penjudi ayam sabung yang berusaha menyelamatkan diri saat petugas Kepolisian menggerbeka arena Sabung Ayam di pinggiran pantai Kota Tegal.
Terkait dengan penemuan 3 jenazah tersebut, Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya Sik MH menegaskan proses penyelidikan dan pendalaman masih terus dilakukan dengan berkoordinasi bersama pihak terkait guna memastikan penanganan peristiwa berjalan profesional dan transparan.
Baca Juga: Jelang Purna Tugas, Kasi Propam Polres Tegal Kota Terima Pangkat Pengabdian
Kepolisian mengungkap peristiwa empat pemuda yang dilaporkan menceburkan diri ke Sungai Ketiwon di perbatasan Kota dan Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Minggu (1/3/2026) malam.lalu Tiga orang ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam, sementara satu lainnya dilaporkan selamat.
Kepala Kepolisian Resor (Polres) Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menyampaikan duka cita kepada keluarga korban. “Saya selaku Kapolres, pertama menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga para korban,” ujar Heru saat konferensi pers di Mapolres Tegal KotaRabu (4/3/2026).
Kapolres Menejelaskan Berawal dari Penertiban Sabung di Jalan Timor Timur, Kelurahan Panggung, Kota Tegal,
“Penertiban dilakukan tim Satreskrim berdasarkan laporan masyarakat yang menyebut adanya aktivitas sabung ayam. Saat petugas tiba di lokasi, aktivitas judi sabung ayam telah bubar. Namun polisi mengamankan barang bukti berupa 18 unit sepeda motor, 11 ekor ayam beserta wadahnya, serta arena sabung ayam. Petugas juga sempat mengamankan empat orang berinisial MF, W, AS, dan IJ yang masih berada di lokasi,”ucap Kapolresta
Setelah dimintai keterangan dan mengaku hanya sebagai penonton, keempatnya dipersilakan pulang dan dikenai wajib lapor dua kali dalam sepekan.
Heru menegaskan, dalam kegiatan tersebut tidak ada tindakan pengejaran maupun penggunaan kekuatan berlebihan oleh petugas. "Tidak melakukan upaya paksa secara berlebihan. Tindakan intimidasi maupun penggunaan senjata api juga tidak ada sama sekali," kata Kapolres. Empat Orang Terjun ke Sungai Beberapa jam setelah penertiban, sekitar tengah malam, polisi menerima informasi bahwa ada empat orang lain berinisial MA, KS, S, dan UD menceburkan diri ke sungai diduga untuk melarikan diri. Keesokan harinya ditemukan satu jenazah di kawasan Pantai Larangan, Kabupaten Tegal. Korban diketahui berinisial MA, warga Dampyak, Kabupaten Tegal yang diduga merupakan salah satu dari empat pemuda tersebut.
Baca Juga: Bukber Bareng Kapolresta Tegal dan Insan Pers Beri Santunan Anak Yatim
Hari berikutnya dua korban lainnya kembali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Berdasarkan hasil identifikasi awal, keduanya berinisial S, warga Dampyak, Kabupaten Tegal, dan KS, warga Panggung, Kota Tegal, yang sebelumnya dilaporkan hilang. Sementara satu orang lainnya berinisial UD, warga Panggung, Kota Tegal dilaporkan selamat. Berdasarkan informasi keluarga, UD dalam kondisi sehat dan saat ini berada di luar kota.
Kapolres menegaskan pihaknya akan melakukan penerpan hukum sesuai prosedur dan akan mengusut tuntas kasus tersebut secara transparan.***
Artikel Terkait
Banjir Pekalongan, Polres Tegal Kota Siagakan Truk, Bus, dan Peleton Siaga Bencana Bhayangkara
Kasatreskrim Polres tegal Kota Diganti
Polres Tegal Kota Mulai Gelar Operasi Keselamatan Candi 2026
Cegah Kecelakaan Sejak Dini, Polres Tegal Kota Perkuat Edukasi Lalu Lintas di Sekolah
Jelang Purna Tugas, Kasi Propam Polres Tegal Kota Terima Pangkat Pengabdian