JurnalisNetwork-TEGAL-Ajun Arman Permadi (17), warga Desa Kreman, Kec. Warureja, Kab. Tegal.
Hilang terseret arus banjir di jalan raya Bojong, Kabupaten Tegal.
Saat kejadian pemuda yang masih berstatus sebagai pelajar di sebuah SMK kabupaten Tegal ini sedang berusaha menolong warga yang sedang mengendarai motornya yang terjebak banjir.
Baca Juga: Ketika Nyawa Anak sebagai Harga Sebuah Buku : Disampaikan Oleh Yusuf Blegur (Aktifis 88)
Informasi yang dihimpun JurnalisNetwork di lokasi kejadian menyebut,saat kejadian Hujan dengan intensitas tinggi sedang mengguyur wilayah kecamatan Bojong,mengakibatkan air meluap kejalan raya. Rabu (4/02/2026).
Derasnya air yang meluap ke jalan raya mengakibatkan kendaraan roda dua tidak bisa melintas.
Beberapa kendaraan roda berhenti karena tidak bisa melintasi jalan tersebut.
Baca Juga: Kebakaran Bus di Tol Pejagan Pemalang, 32 Penumpang Selamat
"Korban yang berada di lokasi diduga berusaha menolong salah satu warga yang sedang membawa sepeda motor dan terjebak banjir" Kata Warmin (37) , salah satu warga di lokasi kejadian, Rabu (4/02/2026).
Namun saat motor milik warga tersebut di kendarai untuk diamankan guna diseberangkan, datang arus air yang cukup deras.
Sementara korban tidak mampu menguasai kendaraan tersebut dan jatuh hingga terbawa arus air yang deras.
Air yang terlalu deras mengakibatkan motor oleng sehingga jatuh dan menyeret motor dan korban masuk ke selokan, sementara motorbisa ditemukan .
Akan tetapi korban atas nama Ajun Arman Permadi belum ditemukan.
Hingga berita ini ditulis aparat kepolisian sektor Bojong berserta intansi terkait masih melakukan pencarian*""
Artikel Terkait
Kondisi Desa Penakir di Lereng Gunung Slamet, Kiriman Banjir dari Hulu Sebabkan Jembatan Putus dan Batu
Polres dan Bhayangkari Gelar Bakti Sosial dan Trauma Healing untuk Warga Terdampak Banjir di Pulosari
Tinjau Titik Terparah Banjir Bandang Pemalang, Taj Yasin Dorong Pemerintah Pusat Perkuat Hutan Lindung 26 January 2026
Jembatan Gantung Cisurupan Garut Hadir, Pelajar Tak Lagi Bolos Sekolah karena Terhadang Banjir
Cerita Warga Aceh Timur, Kegiatan Mengaji Anak-anak Terhenti Usai Banjir Menerjang