JurnalisNetwork-BLORA-Kasus menendang kucing yang dilakukan oleh mantan ASN di Blora,Jawa Tengah masih terus berlanjut. Hingga Rabu (4/02/2026) Polres Blora telah memeriksa 5 orang saksi terkait insiden penendangan Kuicng yang berujung ke ranah hukum tersebut.
"Kami masih mengumpulkan bukti-bukti serta meminta keterangan lima saksi yang mengetahui kejadian tersebut, guna memastikan kronologi peristiwa tersebut. Saat ini penyelidikan masih berlangsung," kata Kasatreskrim Polres Blora AKP Zaenul Arifin, di Blora, Rabu (4/02/2026).
Selian pemlik kucing yang diperiksa, polisi juga memeriksa sejumlah orang yang mengetahui peristiwa tersebut.
Baca Juga: Tendang Kucing , Masuk Penajara
Meski demikian, AKP Zaenul menegaskan pihaknya masih mendalami unsur peristiwa dan melengkapi keterangan dari sejumlah pihak.
Berdasarkan hasil pendalaman awal, motif tindakan tersebut diduga karena terduga pelaku merasa terganggu saat beraktivitas di lokasi kejadian, termasuk ketika sedang joging.
Kasus dugaan kekerasan terhadap hewan tersebut mencuat setelah beredar rekaman video berdurasi 11 detik di media sosial yang memperlihatkan seekor kucing diduga mengalami kekerasan di kawasan Lapangan Kridosono.
“Jam 09.00 WIB di sana suasana udah lumayan sepi dan ga banyak orang jogging, aku juga lepasin Mintel di tempat sepi dan kita menepi di pinggir biar ga ganggu orang jogging tapi ada manusia jahat yang tiba-tiba tendang Mintel (kucingku) sampe stress dan meninggal,” tulis pemilik akun pada caption unggahan.
Usai kejadian tersebut, ia sempat bertanya pada PJ mengapa menendang kucingnya, tapi mendapat jawaban intimidatif.
“Pas aku tanyain kenapa dia nendang kucingku dia malah ngepelin tangannya mau ninju aku sambil bilang, “Kenapa emang?” Dia juga nantangin suruh bawa ke ranah hukum tapi pas tak tanya nama sama rumahnya malah langsung kabur,” paparnya.
Dalam unggahan tersebut, sebelum viral ia meminta bantuan warganet untuk menemukannya dengan PJ dan memintanya untuk bertanggung jawab.
“Buat bapaknya, ditunggu itikad baiknya Pak! Walaupun panjenengan pensiunan hukum tapi kita sama-sama manusia Pak. Seharusnya kita punya hati dan empati,” tandasnya.***
Artikel Terkait
Viral Mobil Panther Melaju Sendiri hingga Mepet Pembatas Jalan, Pengemudi Dikabarkan Meninggal Dunia
Viral Anak-anak Bermain di Kubangan Banjir Layaknya Waterboom
Viral, Banjir di Pemalang Selatan Bawa Material Kayu Gelondongan
Viral Pengemudi Mobil Ludahi Pemotor di Bekasi Usai Terlibat Cekcok
Viral Guru Di Blitar Buka Amplop Gaji Guru Pertama Sebulan Rp 144.000