JurnalisNetwork-JAKARTA - Indonesia Financial Group (IFG) kembali mencatatkan capaian strategis dalam pengembangan sumber daya manusia. Melalui IFG Corporate University (IFG CorpU) yang dikelola oleh induk perusahaan bersama akademi-akademi di lingkungan anggota holding, IFG berhasil meraih akreditasi Corporate Learning Improvement Process (CLIP) dari European Foundation for Management Development (EFMD) untuk periode tiga tahun, efektif sejak 17 Desember 2025.
EFMD merupakan lembaga akreditasi global di bidang pengembangan manajemen yang berbasis di Brussels, Belgia, dengan jaringan hampir 900 organisasi anggota di 86 negara. Akreditasi CLIP merupakan standar internasional EFMD bagi learning organization untuk memastikan kualitas, relevansi, serta dampak strategis pengembangan pembelajaran korporasi.
Baca Juga: INSTAR Beri Pengakuan atas Praktik Keberlanjutan IFG
Akreditasi internasional ini menjadi pengakuan atas kualitas dan tata kelola pembelajaran IFG Corporate University beserta akademinya, sekaligus menegaskan perannya sebagai fondasi pengembangan talenta yang mendukung transformasi bisnis IFG dan anggota holding sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, khususnya di sektor asuransi, penjaminan, dan investasi.
Direktur Utama IFG Hexana Tri Sasongko menyampaikan bahwa akreditasi CLIP dari EFMD tidak hanya merupakan pencapaian institusional, tetapi juga menjadi landasan strategis dalam membangun insan IFG yang berorientasi pada nilai, layanan, dan daya saing global.
“Transformasi bisnis tidak akan pernah melampaui kualitas manusianya. IFG Corporate University kami rancang sebagai instrumen strategis untuk menerjemahkan arah perusahaan menjadi kapabilitas nyata. Akreditasi ini menjadi dasar dalam mengembangkan insan IFG yang profesional, berintegritas, dan mampu menghadirkan layanan dengan semangat Melayani Sepenuh Hati,” ujar Hexana.
Akreditasi tersebut diperoleh melalui proses evaluasi bertahap yang ketat, mulai dari enquiry dan pre-boarding, pengajuan formal, eligibility visit, hingga self-assessment dan peer review. Proses asesmen dilakukan oleh asesor internasional EFMD yang terdiri dari Dr. Martin Moehrle (Jerman), Director of Corporate Services CLIP EFMD; Dr. Pedro Gonzalo (Prancis), Associate Professor of Human Resource Management, Toulouse School of Management; Frank Waltmann (Swiss), Head of CRH Academy Glencore Holding; serta Rio Adrianto, Director BUMN School of Excellence.
Seluruh rangkaian proses melibatkan jajaran Direksi IFG, tim IFG Corporate University, Head of HR anggota holding, alumni program pembelajaran, serta mitra strategis IFG Corporate University. Asesmen dilakukan untuk menilai keselarasan strategis dan kualitas corporate university melalui lima area utama dengan 60 standar dan kriteria penilaian, yaitu Strategic View, Market, Offer, Resources, dan Impact, yang mencakup keselarasan strategi, tata kelola pembelajaran, kualitas program dan layanan, inovasi, kecukupan sumber daya, serta dampak dan jejaring global.
Pencapaian ini menegaskan komitmen IFG dalam membangun sistem pengembangan kepemimpinan dan kapabilitas SDM yang berstandar global dan berdampak langsung pada agenda transformasi serta kinerja organisasi.
Director Corporate Services & CLIP EFMD Global Dr. Martin Moehrle menilai IFG Corporate University telah mencapai tingkat kematangan yang menonjol sebagai strategic corporate learning function, meskipun baru berusia lima tahun.
Baca Juga: Peringatan HAB ke-80, Momentum Perkuat Komitmen Pengabdian Kemenag
“Dalam kurun waktu lima tahun, IFG Corporate University berhasil menerjemahkan prioritas strategis holding menjadi program pengembangan kapabilitas yang konkret dan berdampak. Keterpaduan antara pembelajaran, kepemimpinan, dan budaya organisasi menjadi kekuatan utama IFG Corporate University,” ujar Martin Moehrle.
Dalam penilaiannya, EFMD menyoroti sejumlah area keunggulan IFG Corporate University, antara lain perannya sebagai agen eksekusi strategi dan transformasi, arsitektur pengembangan kepemimpinan lintas jenjang, tingginya keterlibatan manajemen puncak, integrasi pembelajaran dengan budaya organisasi, sinergi antara holding dan anggota holding, serta kualitas penyampaian pembelajaran yang dinilai relevan dan profesional.
Direktur SDM IFG Rizal Ariansyah menambahkan bahwa pengakuan global ini memperkuat komitmen IFG dalam menjadikan pengembangan talenta sebagai investasi strategis jangka panjang.
Artikel Terkait
Sambut Tahun Baru 2026 dengan Tawa dan Tangis, Final Trailer Suka Duka Tawa Dirilis,
Internet Rakyat Mulai Gebrak Tegal
Kuliti Ijazah SMA Gibran Lewat Buku, Roy Suryo Ungkap Bakal Tulis soal Fufufafa dan Pendidikan di Sydney
Aksi Teror Terekam CCTV, Sherly Annavita Beri Peringatan Keras untuk Pelempar Telur Busuk di Kediamannya
Viral Banjir dengan Ketinggian Hampir Capai Atap Rumah Warga di Cilegon, Drainase yang Rawan Tersendat Jadi Sorotan