JurnalisNetwork-ACEH TAMIANG- Presiden RI Prabowo Subianto memberikan apresiasi atas kinerja cepat Badan Pengelola Investasi Danantara dalam menyediakan hunian bagi warga terdampak bencana.
Hanya dalam waktu delapan hari sejak dimulai pada 24 Desember, sebanyak 600 unit rumah hunian sementara (huntara) berhasil diselesaikan.
Prabowo menegaskan bahwa kecepatan pembangunan ini adalah bukti nyata kehadiran negara dalam meringankan penderitaan rakyat.
Menurutnya, fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan warga terdampak bisa segera kembali memulai kehidupan dengan layak dan bermartabat.
"Danantara membuktikan dalam delapan hari bisa membangun 600 hunian yang menurut saya cukup baik. Fokus kita adalah bagaimana kita bisa mengurangi dan meringankan penderitaan rakyat. Itu merupakan kewajiban kita sebagai pejabat dan pemimpin," ujar Prabowo saat mengunjungi Aceh Tamiang, Kamis (1/1).
Baca Juga: Mahfud MD Beberkan Masalah Hukum Nasional di Sepanjang 2025, Ungkap Kasus Besar Jalan di Tempat
Dalam proses pembangunannya, Prabowo memberikan arahan khusus agar pengerjaan tetap efisien dengan memanfaatkan potensi lokal.
Ia mendorong penggunaan bahan-bahan sederhana namun efektif untuk meningkatkan kenyamanan suhu di dalam hunian, seperti penggunaan lapisan tekstil atau anyaman di bawah atap seng guna meredam panas.
"Solusinya tidak usah mahal-mahal, bisa dari bahan lokal atau tekstil untuk melapisi seng agar tidak panas. Ini adalah bentuk kreativitas orang-orang di lapangan," tambahnya.
Meski dibangun dengan konsep modular yang cepat, setiap unit tetap mengedepankan kualitas hidup. Hunian ini dilengkapi dengan dua kasur, lemari, kipas angin, serta akses listrik dan Wi-Fi gratis.
Untuk mendukung kesehatan lingkungan, tersedia fasilitas MCK komunal, klinik kesehatan, hingga taman bermain anak.
Target 15.000 Unit Rumah Sementara
Keberhasilan pembangunan 600 unit awal ini menjadi langkah pembuka dari target ambisius pemerintah.
Artikel Terkait
Meski jadi Korban Banjir, Warga Aceh Ini Tetap Tunjukkan Solidaritas untuk Gaza: Kami Lebih Sedih Lihat Sana
Semringahnya Warga Aceh Tamiang Ini Mendapat Bantuan Pakan Kucing untuk Anabulnya, Netizen: Bapaknya Bahagia Banget
Momen Haru Penyintas di Aceh Tamiang Menolak Mengambil Banyak Bantuan Logistik: Korban Banjir Bukan Kami Sendiri
Hanyut Bersama Banjir: Kisah Nenek di Aceh Tamiang yang Gagal Umrah Usai Tabungannya Raib
Miris, Warga Aceh Tamiang Terpaksa Konsumsi Air Menghijau di Bekas Kilang Sawit Selama 15 Hari