jurnalisnetwork-Tegal- Hingga minggu (21/12/2025) sore kondisi debit air sungai gung yang berada di kawasan pancuran 13 Obyek Wisata Guci, Kabupaten Tegal sudah mulai normal.
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman yang memantau perkembangan di lokasi terjadinya bencana banjir bandang mengatakan kondisi debit air nirmal dan kondisi kawasan tersebut sudah mulai pulih.
"Memang benar kemarin sore telah terjadi banjir kurang lebih 3 jam yang disebabkan oleh intensitas yang cukup tinggi.Pipa pipa yang menyalurkan air panas ke vila vila rusak terbawa oleh banjir. Namun debit air sudah mulai turun dan situasi kembali normal" Ucap Ischak di dampingi Forkompinda di Guci, Minggu (21/12/2025)
Menurut Ischak, pihak pemerintah kabupaten Tegal telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan perbaikan pipa pipa tersebut pada Minggu (21/12).
Sehingga diperkirakan vila vila sudah mulai bisa di aliri kembali air panas alam yang masuk melalui pipa pipa tersebut.
Bupati menegaskan bahwa para pengunjung wisata diperkirakan besok sudah menikmati kawasan tersebut dalam kondisi aman.
Baca Juga: Jelang Nataru ,KAI Daop 4 Catat 55 Ribuan Penumpang KA di Stasiun Tegal Selama Tiga Hari .
Sebelumnya pada Sabtu sore terjadi banjir bandang yang sempat membuat panik warga guci dan para wisatawan.
Debit air sungai gung yang meningkat drastis seiring tingginya intensitas hujan menyebabkan banjir bandang yang merusak pipa pipa penyalur air alami yang ada dikawasan obyek wisata tersebut ***
Artikel Terkait
Gas LPG Langka Pascabanjir, Warga Takengon Beralih Pakai Kayu yang Hanyut di Sungai
Tangis Bocah Pengungsi Aceh: Kehilangan Rumah karena Banjir, Hanya Minta Al-Qur'an Bukan Mainan
Momen Ibu-ibu Agam Sumbar Kompak Nyanyikan Indonesia Raya saat Ditengok Prabowo di Pengungsian
Mensesneg Paparkan Fokus Prabowo di Sumbar: Agam, Padang Pariaman, Jembatan Lembah Anai untuk Pastikan Pemulihan
Prabowo Yakinkan Warga Agam soal Hunian Tetap: Dibangun dengan Kualitas Baik