Tangis Bocah Pengungsi Aceh: Kehilangan Rumah karena Banjir, Hanya Minta Al-Qur'an Bukan Mainan

Photo Author
Hidayatulloh., Jurnalis Network
- Sabtu, 20 Desember 2025 | 21:58 WIB
Tangkapan layar ketika anak-anak Aceh yang lebih memilih Al-Qur'an dibanding mainan saat berada di posko pengungsian. (TikTok/Ikramafro)
Tangkapan layar ketika anak-anak Aceh yang lebih memilih Al-Qur'an dibanding mainan saat berada di posko pengungsian. (TikTok/Ikramafro)

JurnalisNetwork- Aceh - Di bawah tenda pengungsian yang sempit dan panas, masa kecil anak-anak korban banjir di Aceh kini berubah menjadi ruang penuh ketabahan.

Sudah tiga minggu lebih mereka meninggalkan kehangatan rumah yang kini hancur rata dengan tanah akibat terjangan banjir bandang.

Melalui unggahan akun TikTok @Ikramafro pada Sabtu, 20 Desember 2025, terekam percakapan yang menyentuh hati dengan anak-anak yang kini harus menggantungkan hidup di posko darurat.

Baca Juga: Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto: Warga Aceh Utara Tidak Sendiri,

Tidak ada keceriaan bermain, yang ada hanyalah ingatan tentang rumah mereka yang telah hilang.

Waktu seolah berjalan lambat bagi para pengungsi cilik ini. Hidup di tenda bukan perkara mudah; mereka harus berdamai dengan gigitan nyamuk dan rasa takut yang terus membayangi setiap malam.

"22 hari (di tenda pengungsian)," ucap salah satu bocah laki-laki dalam video tersebut.

Kehilangan tempat tinggal di usia yang masih sangat muda meninggalkan luka batin yang dalam.

Baca Juga: Usai Banjir Menerjang Aceh Tengah, Muncul Inisiatif Terbangkan Hasil Panen Cabe ke Jakarta Pakai Pesawat Bantuan

Dengan suara lirih, mereka mengungkapkan perasaan mereka saat melihat kondisi kampung halaman yang kini luluh lantak.

"Terpukul, kenapa rumah saya tidak ada lagi," kata salah satu anak.

"Sakit hati, karena rumah-rumah orang sudah tidak ada lagi," timpal anak lainnya.

Kondisi tidur pun jauh dari kata layak. Meski mengaku tubuhnya tidak pegal, ancaman dari alam liar menjadi teror tersendiri bagi mereka.

"Di tenda (tidur), enggak pegel tapi banyak nyamuk dan takut ada ular," sambungnya.

Halaman:

Editor: Hidayatulloh.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dadan Hindayana Digantikan Nanik S Deyang

Rabu, 3 Juni 2026 | 13:12 WIB
X