“Sekarang beliau itu ngajar dari kelas satu sampai kelas 6 di tenda BNPB. Semuanya disatuin dan mengajar dengan apa pun yang beliau masih bisa ajarkan dengan segala keterbatasannya,” tuturnya lagi.
Ia juga mengatakan bahwa relawan bersedia membantu dalam distribusi bantuan buku jika Kementerian mengalami kendala.
Sementara itu, Kemendikdasmen memperoleh total pagu anggaran sebesar Rp55,4 triliun pada tahun 2026.
Menurut Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, tambahan anggaran tersebut dialokasikan untuk enam program utama.
Enam program tersebut adalah penguatan kompetensi guru melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di daerah, pengadaan peralatan pendidikan, pengembangan konten dan bimbingan teknis digitalisasi pembelajaran, serta penguatan pelaksanaan tes kemampuan akademik berupa peningkatan kualitas materi dan soal.
Baca Juga: Prabowo Melepas Ramadan dengan Berkumpul Bareng Keluarga, Plus Ada Bobby
Kemudian peningkatan pelaksanaan akreditasi satuan pendidikan, dan pembangunan kebahasaan dan kesastraan, khususnya Bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA).
*