Aktor Trisa Triandesa Ungkap Kegiatan Belajar di Reje Payung Aceh Tengah, Sebut Anak-anak Masih Kekurangan Buku Pelajaran

Photo Author
Agus.R, Jurnalis Network
- Minggu, 22 Maret 2026 | 22:31 WIB
Curhatan aktor sekaligus relawan, Trisa Triandesa, meminta bantuan buku pelajaran pada Kemendikdasmen untuk anak-anak di Reje Payung, Aceh Tengah. (Instagram/trisatriandesa)
Curhatan aktor sekaligus relawan, Trisa Triandesa, meminta bantuan buku pelajaran pada Kemendikdasmen untuk anak-anak di Reje Payung, Aceh Tengah. (Instagram/trisatriandesa)

JurnalisNetwork-ACEH TENGAH-Aktor sekaligus relawan, Trisa Triandesa, menyampaikan pesan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengenai kondisi pendidikan pascabencana di wilayah Reje Payung, Kecamatan Linge, Aceh Tengah.

Melalui unggahannya di Instagram, Trisa membeberkan keadaan para siswa yang belajar dengan fasilitas sedanya.

Secara khusus, Trisa menyoroti para siswa kekurangan buku pelajaran karena buku-buku sebelumnya sudah rusak dan hanyut akibat bencana yang terjadi pada akhir November 2025.

Mengharap Bantuan Kiriman Bantuan Buku Pelajaran

Dalam video yang diunggah pada Sabtu, 21 Maret 2026 di akun Internet @trisatriandesa, Trisa membeberkan bahwa kegiatan belajar pascabencana masih belum pulih total.

Baca Juga: Prabowo Salat Idul Fitri 1447 H di Aceh Tamiang, Disambut Takbir Ribuan Jemaah

“Sampai 9 Maret 2026, ketika saya di sana, belum ada nih buku pelajaran diterima oleh guru dan siswa. Habis lebaran mungkin, ya? Aamiin,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Ia juga mengungkapkan bahwa lebih dari 3 bulan pascabencana, masih ada anak yang belum bisa kembali bersekolah.

“Kemendikdasmen, izin, boleh nggak tolong dikirimkan buku pelajaran untuk anak-anak di Desa Reje Payung, Kecamatan Linge, Aceh Tengah ini? Karena udah lebih dari 3 bulan mereka nggak belajar,” ucapnya dikutip dari video tersebut.

“Kalaupun belajar, hanya mengandalkan apa yang bisa diajarkan dengan segala keterbatasan oleh guru yang ada di sini,” imbuhnya.

Guru Mengajar dengan Upah Minim

Tak hanya mengadu tentang kondisi buku pelajaran yang masih minim, Trisa juga menyuarakan tentang keadaan guru di sana.

“Gurunya, kemarin saya ngobrol dengan Pak Ijal, dia itu gajinya Rp250.000 per bulan,” terangnya.

Baca Juga: Korban Kecelakaan Satu Keluarga di Pemalang, Tuai Simpati

Halaman:

Editor: Agus.R

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BAHAYANYA MAKELAR KASUS ( MARKUS )

Minggu, 24 Mei 2026 | 19:12 WIB

Suasana Perayaan Hari Raya Nyepi Di Tegal Kondusif

Jumat, 20 Maret 2026 | 15:24 WIB
X