lintas-peristiwa

Kantor BPN Sleman DIGeruduk Massa

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57 WIB
ilustrasi ai (AGUS R)

JurnalisNetwork-SLEMAN- Puluhan massa yang tergabung dalam Paguyuban Staf Notaris PPAT Kabupaten Sleman bersama para pekerja lepas (freelance) menggeruduk  Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Sleman . Rabu (10/6/2026).Kedatangan mereka untuk memprotes pelayanan kantor BPN setempat yang dinilai lambat dalam  pengurusa administrasi pertanahan.

Aksi  bertajuk “Penyampaian Keluhan dan Aspirasi” ini dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Sebagai bentuk protes atas buruknya kinerja dan lambatnya pelayanan birokrasi di instansi tersebut.

Baca Juga: Harga Pertamax Naik, Purbaya Yakin Tak Berdampak ke Inflasi: Harusnya Limited

Massa yang berkumpul di lobi dan halaman parkir kantor BPN Sleman juga diwarnai puluhan poster berisi tuntutan dan sindiran menohok terkait mandeknya pengurusan berkas pertanahan.
antara lain bertuliskan Keluhkan Berkas “Mangkrak” dan Aturan yang Berubah-ubah

Beberapa poster yang dibawa massa juga ditulis menggunakan bahasa Jawa dan Indonesia, menyoroti kendala spesifik di beberapa loket pelayanan.

Di antaranya, massa memprotes lambatnya proses di Loket 3 yang membidangi koreksi berkas, khususnya konversi, pecah waris, dan penghapusan hak (roya). Selain itu, lambatnya proses di Loket Validasi SU (Surat Ukur) juga tak luput dari sasaran kritik, antara lain:
“Luwih suwe gawe sertipikat daripada gawe omah” (Lebih lama membuat sertifikat daripada membuat rumah).“Berkas jelas neng mejo kok muni ora ono!!!” (Berkas jelas di meja kok dibilang tidak ada).“Penak jaman biyen Pak...!!! Opo-opo suwe.. Terusno pak, aku rapopo” (Enak zaman dulu Pak...!!! Apa-apa lama.. Teruskan pak, saya tidak apa-apa - nada satire).
“Pejabat ganti, aturan ganti!!!”.

Baca Juga: Update Skandal Korupsi Chromebook, JPU Tolak Semua Pledoi Nadiem

Salah seorang perwakilan peserta aksi menyampaikan bahwa berbagai persoalan pelayanan tersebut telah berlangsung cukup lama. Menurutnya, para pegawai notaris dan PPAT sering kali kesulitan memberikan kepastian kepada klien karena berkas yang diajukan tidak kunjung selesai sesuai target waktu yang dijanjikan.

"Kami datang bukan untuk mencari masalah, tetapi ingin menyampaikan aspirasi agar pelayanan publik bisa lebih baik. Banyak masyarakat yang dirugikan karena proses administrasi yang berlarut-larut," Ujar Andi Widayanto , salah seorang peserta aksi , Rabu 10/6/2026.

Para peserta aksi meminta pihak BPN melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan, termasuk peningkatan transparansi informasi dan percepatan penyelesaian berkas yang berkaitan dengan sertifikat tanah maupun layanan pertanahan lainnya.

Namun demikian hingga aksi berlangsung, tidak ada satupun petugas BPN yang menemui peserta aksi.

Aksi sempat menarik perhatian warga yang sedang mengurus keperluan di kantor tersebut. Meski demikian, situasi tetap kondusif dengan pengamanan dari aparat keamanan dan petugas internal.***

 

Tags

Terkini

Kantor BPN Sleman DIGeruduk Massa

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57 WIB