Dalam kasus berbeda, RSUD AWS Samarinda pernah terjerat kasus dugaan kelalaian medis yang mengakibatkan tangan seorang bayi berusia 3 bulan menghitam akibat pemasangan alat infus.
Baca Juga: Masjid Besar Al Tsumery Kota Tegal Terima Sapi Qurban dari Presiden
Secara terpisah, Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin pernah mengonfirmasi pihaknya tengah mengusut kasus tersebut pada Rabu, 1 April 2026.
"Kami sedang menghimpun informasi dan mendalami kejadian tersebut," kata Mualimin di Samarinda, pada hari yang sama.
"Yang jelas, masalah ini harus segera diselesaikan oleh pihak rumah sakit itu sendiri," sambungnya.
Mualimin menyebut, pihaknya membenarkan telah menerima laporan awal dari Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak terkait kondisi balita yang mengalami pembengkakan.
Hal tersebut, terbukti dengan adanya perubahan warna kulit menjadi hitam pada area bekas suntikan infus.
Atas kasus itu, Mualimin menekankan insiden semacam ini merupakan bentuk kejadian tidak diinginkan yang harus segera ditindaklanjuti dan dievaluasi secara komprehensif demi perbaikan layanan mutu rumah sakit.
Baca Juga: Polres Tegal Kota Salurkan 2 Sapi dan 11 Kambing Qurban Usai Salat Idul Adha
"Langkah mitigasi cepat dan tepat sasaran ini sangat diperlukan untuk mengantisipasi ketidakpuasan masyarakat yang dapat berujung pada somasi atau tuntutan hukum berkelanjutan," tukasnya.
Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen rumah sakit hingga otoritas berwenang ihwal kasus-kasus malpraktik yang terjadi di RSUD AWS Samarinda.*
Artikel Terkait
Viral Video Tawuran Pelajar di Magelang Bawa Pistol, Polisi: Senjata Mainan, Sudah Dibuang di Irigasi
Viral Rumah Warga di Tambora Jakbar Alami Rusak Berat usai Insiden Ledakan Tabung Gas, 4 Orang Jadi Korban
Viral Jalan Jogja-Wonosari Penuh Debu Pekat Berwarna Putih, Warganet: Kondangan Naik Motor Bakal Putih Semua Bajunya
Viral Penampakan Pocong di Lamongan, Terungkap
Viral Kasus Penipuan WO di Bekasi