Menyoroti insiden viral terkait penyaluran makan bergizi gratis (MBG) yang diduga terjadi di SMPN 2 Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah. (Instagram.com/@r

Photo Author
Hidayatulloh., Jurnalis Network
- Selasa, 10 Maret 2026 | 01:27 WIB
Menyoroti insiden viral terkait penyaluran makan bergizi gratis (MBG) yang diduga terjadi di SMPN 2 Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah. (Instagram.com/@repostium)
Menyoroti insiden viral terkait penyaluran makan bergizi gratis (MBG) yang diduga terjadi di SMPN 2 Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah. (Instagram.com/@repostium)

JurnalisNetwork-BANYUMAS-Beredar video di media sosial terkait insiden dalam penyaluran makan bergizi gratis (MBG) yang diduga terjadi di SMPN 2 Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah (Jateng).

Terlihat dalam unggahan Instagram @pantau.mbg, pada Senin, 9 Maret 2026, sebuah mobil yang mendistribusikan paket MBG ke sekolah tersebut mendadak diadang sejumlah siswa.

Diduga, hal itu karena sejumlah siswa enggan menerima paket MBG yang distribusikan mobil tersebut akibat terlambat dari jadwal yang sudah ditetapkan sekolah.

"Mobil MBG ditolak masuk ke SMP Negeri 2 Sokaraja karena telat distribusi," demikian tertulis pada unggahan tersebut.

Bahkan, petugas sekolah pun tampak susah payah menahan laju mobil MBG tersebut saat memasuki area gerbang SMPN 2 Sokaraja.

Baca Juga: Nadin Amizah Ceritakan Momen Terakhir Sebelum Vidi Aldiano Wafat, Ungkap Suasana Tenang yang Menyelimuti Kepergiannya

Rekaman yang diduga diambil oleh warga setempat dari seberang sekolah itu pun lantas beredar di linimasa media sosial.

Lantas, bagaimana sebenarnya kronologi insiden dalam pendistribusian paket MBG di sekolah pada wilayah Jateng tersebut? Berikut ulasannya.

Terlambat dari Jadwal Seharusnya

Berdasarkan penelusuran, peristiwa tersebut terjadi di area depan SMPN 2 Sokaraja, Banyumas pada Jumat, 6 Maret 2026.

Dalam postingan yang sama, disebutkan, sejumlah wali murid bahkan sempat mengeluhkan kejadian tersebut.

Terlebih, setelah mobil distribusi makanan dilaporkan datang terlambat dari jadwal yang seharusnya.

"Keterlambatan tersebut membuat para siswa harus menunggu cukup lama di sekolah," tulis postingan tersebut.

"Bahkan menurut beberapa wali murid, siswa sempat dilarang pulang sebelum makanan MBG tiba, sehingga memicu kekesalan dari orang tua," bebernya.

Halaman:

Editor: Hidayatulloh.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X