Ikan lokal dinilai kalah bersaing dalam mendapatkan makanan dan ruang hidup, membuat keseimbangan lingkungan makin terganggu.
"Ini ikan invasif yang bisa merusak sungai dan danau, dengan tubuh keras dan daya tahan tinggi ikan ini merusak habitat ikan lokal," ungkapnya.
Bukan soal Hasil Tangkapan
Diketahui, langkah pembersihan yang dilakukan warga Jakarta terhadap peredaran ikan sapu-sapu ini sebagai upaya menjaga infrastruktur sungai tetap aman.
Di sisi lain, hal tersebut sekaligus mengendalikan populasi ikan sapu-sapu agar tidak semakin merajalela.
"Jadi nelayan didorong untuk menangkapnya sebanyak mungkin demi menjaga keseimbangan ekosistem," terang postingan serupa.
"Perburuan ikan sapu-sapu bukan soal hasil tangkapan, tapi tentang menyelamatkan lingkungan perairan," tandasnya.
Sampai dengan Minggu, 19 April 2026, pukul 12.30 WIB, postingan tersebut telah disukai oleh 26,6 ribu pengguna Instagram.***