Sang ibu menyebut, minat itu semakin berkembang saat Natanael duduk di kelas 1 SD dan mulai aktif mengikuti science club serta kompetisi.
Dalam proses belajar, Natanael disebut lebih banyak belajar mandiri dengan pendampingan orang tua.
Tantangan Besar: Membangun Fokus Anak
Pada kesempatan yang sama, Novita memastikan, tantangan terbesar baginya adalah membangun fokus sang anak.
"Setiap anak ada tantangannya. Kalau Natanael, kami cukup berjuang soal fokus," terangnya.
"Jadi dilatih dari hal-hal yang dia suka dulu, seperti eksperimen dan binatang," tambah Novita.
Baca Juga: Tanah Bergerak Masih Terus Terjadi, Bantuan Material dan terus Berdatangan di Padasari, Jatinegara,
Menurut Novita, kunci mendampingi anak adalah memahami minatnya dan memberi dukungan tanpa tekanan.
"Kalau sesuai minat, anak akan lebih happy menjalaninya," tutur Novita.
"Mama akan selalu dukung, tapi kalau menang jangan sombong, kalau kalah jangan marah," ungkapnya.
Cerita Roket Meluncur di NASA
Pada Neo Science Olympiad 2025, peserta diuji melalui soal tertulis dan proyek sains kategori Natural Science.
Natanael yang juga berada di samping ibunya, bercerita, meski mengaku beberapa soal terasa sulit, ia mampu menunjukkan kemampuan analisis dan kreativitas hingga meraih juara ke-2 dalam ajang tersebut.
"Ada yang susah banget," ucap Natanael yang juga berada di samping ibunya, saat menceritakan pengalamannya.
Selain kompetisi, momen paling berkesan bagi Natanael adalah saat menyaksikan langsung peluncuran roket Falcon milik SpaceX di NASA.