JurnalisNetwork-BOGOR-Beredar video di media sosial yang menampilkan seorang wanita paruh baya diduga merusak dagangan milik penjual cireng di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dalam unggahan Instagram @cibinongviral, pada Selasa, 14 April 2026, dilaporkan seorang ibu tersebut merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Peristiwa bermula saat wanita tersebut mengemis atau meminta-minta uang kepada sang penjual cireng tersebut.
"Seorang ibu yang diduga mengalami gangguan jiwa mengemis di Cikaret Kecamatan Cibinong," tulis postingan tersebut.
Baca Juga: Upacara HUT ke-446, Dedy Yon: Tegal Tangguh Pantang Ngangluh
Kemudian, wanita tersebut dilaporkan bertindak semena-mena saat sang pedagang enggan memberikan uang.
Lantas, bagaimana kronologi kejadian tak terduga di kawasan Cibinong, Bogor ini bermula? Begini ceritanya.
Diduga Ngamuk karena Tak Diberi Uang
Berdasarkan laporan di lapangan, wanita tersebut diduga mengamuk hingga sempat merusak dagangan di sebuah lapak cireng.
Hal itu lantaran ibu-ibu yang tidak diketahui identitasnya tersebut meminta uang kepada pedagang di lokasi kejadian.
"Sang Ibu mengamuk hingga merusak dagangan di lapak cireng gendut depan toko aquarium Pabuaran pada Senin, 13 April 2026 malam," tulis postingan serupa.
Hal itu sontak menyita perhatian sebagian publik di media sosial.
Baca Juga: MEMUTUS BUDAYA WANI PIRO ( TRANSAKSIONAL ) : Oleh Rudi Hartono (RShp)//Tokmas Pemalang
Terlebih, terdapat percakapan singkat antara wanita tersebut dengan sang pedagang cireng saat insiden terjadi.
Artikel Terkait
Viral Video Diduga Direkam Mahasiswi Unila yang Hanyut di Wira Garden, Tunjukkan Perjuangan Temannya Selamatkan Diri saat Air Bah Datang
Viral Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Diduga Dikeroyok Preman, Korban Sempat Terkena Pukul Sebilah Bambu
Viral Benda Bercahaya yang Meluncur di Langit Lampung, Diduga Objek yang Terbakar Lalu Pecah Jadi Serpihan
Viral Insiden Mobil Masuk Jurang di Pletes Malang, Diduga Bermula saat Kendaraan Berisi 1 Keluarga Alami Rem Blong
Viral Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya Semarang, Pemilik Mengaku Sudah Ikhlas: Mungkin Ini Musibah Bagi Saya