self-improvement

Rakyat Kian Sekarat dan Pejabat Semakin Bejat / Oleh : Yusuf Blegur (AKtifis '88)

Kamis, 7 Mei 2026 | 18:55 WIB
Yusuf Blegur (aktivis,88)

Faktanya, Indonesia telah kehilangan marwah sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat. Negara bangsa tanpa kehormatan, harga diri, dan martabat. Kehilangan nilai-nilai keagamaan, kemanusiaan, dan keadaban. Di dalam negeri rakyatnya sengsara dan menderita, di luar negeri bangsanya terhina. Semua karena ulah penguasa.

Lalu, apa arti negara buat rakyat?. Buat apa kemerdekaan Indonesia diperjuangkan dengan darah dan nyawa yang tak terhitung itu?. Bagaimana dengan cita-cita pendiri bangsa serta pengorbanan para syuhada dan pahlawan sejauh ini?. Apakah negara hadir hanya untuk menampilkan kekuasan segelintir orang dalam wujud birokrasi, politisi, dan oligarki yang korup dan tiran?.

Ketika para pejabat dan politisi semakin meninggalkan nalar dan nurani. Sepertinya akan sulit bagi rakyat memiliki kehidupan yang layak. Kemakmuran dan keadilan hanya menjadi uthopis bagi rakyat, bangsa, dan negara Indonesia. Jika rezim seperti sekarang ini masih bertengger mengelola negara dengan pendekatan kekuasaan dengan banyak kebijakan yang menyimpang, berbuat kerusakan, dan menghancurkan semua aspek kehidupan negara, maka boleh jadi sesungguhnya NKRI memasuki "injury time" sebelum bubar pada tahun 2030 sebagaimana yang terlontar seseorang dulu dan sekarang menduduki jabatan presiden. Mumpung masih ada waktu, berubahlah para pemimpin. Selamatkan Indonesia dan hentikan rakyat yang kian sekarat dan pejabat yang semakin bejat.


Wallahu a'lam bishawab.


Bekasi Kota Patriot.
17 Dzulqaidah 1447 H/5 Mei 2026.

Halaman:

Tags

Terkini

BAHAYANYA MAKELAR KASUS ( MARKUS )

Minggu, 24 Mei 2026 | 19:12 WIB

Suasana Perayaan Hari Raya Nyepi Di Tegal Kondusif

Jumat, 20 Maret 2026 | 15:24 WIB