self-improvement

Berlanjut Pembusukan Prabowo, Bukti Kekuasaan Genk Solo?. Oleh :YUSUF BLEGUR /AKtifis

Rabu, 17 Desember 2025 | 09:49 WIB
YUSUF BLEGUR /Aktifis

Berlanjut Pembusukan Prabowo, Bukti Kekuasaan Genk Solo?


Disampaikan Oleh Yusuf Blegur

 

-JurnalisNetwork-JAKARTA- Sungguh miris dan betapa kasihan Prabowo, ia hidup dalam ilusi pemimpin sejati sekalipun faktanya sebagai presiden.
Berkuasa dalam ketidakberdayaan, lebih dari sekedar tersandera


Dibalik konflik atau pertentangan Peraturan Kepolisian NRI (Perpol) Nomor 10 Tahun 2025 dan Putusan MK Nomor 114/PUU-XXIII/2025 tentang anggota Polri dapat menduduki jabatan di luar struktur kepolisian setelah mengundurkan diri atau pensiun dari dinas aktif.

Selain memunculkan karut-marutnya konstitusi dan ringkihnya sistem tata-kelola negara. Ada satu masalah yang substansial dan prinsipil, yaitu upaya pembusukan Prabowo sebagai presiden RI masih terus berlangsung.

Baca Juga: AJA GUMUNAN Oleh : Lutfi.AN /Tokoh Wartawan/Seniman dan Budayawan

Siapa pelakunya?. Tentu saja kelompok kepentingan yang juga berjasa besar mengusung dan menjadikan Prabowo sebagai presiden, tentunya. Kelompok kepentingan, sudah pasti ada pemimpinnya dan jejaringnya yang masif. Populasi ini bagai dinasti yang memiliki tidak sedikit abdi dalam setia, pengikut loyalis buta dan pesuruh berbayar.

Lalu, siapa kelompok kepentingan yang kekuasaannya jauh lebih besar dari presiden, yang bisa mengangkat presiden sekaligus merongrong dan menjatuhkannya?.

Jauh-jauh hari, bahkan sebelum pelaksanaan pilpres 2024. Publik menilai ada konspirasi dan manipulasi yang dimainkan oleh kekuasaan tertentu dalam perhelatan pilpres 2024, yang direkayasa untuk memenangkan Prabowo dan Gibran sebagai presiden dan wakil presiden RI.

Konflik Polri dan MK bukan yang pertama dan mungkin saja bukan pula yang terakhir dari "grand desaind" pembunuhan karakter sekaligus pembusukan Prabowo.

Secara telanjang diketahui publik termasuk elit politik dan civil society. Performan para menteri dan kepala badan setingkat menteri termasuk TNI-Polri yang memiliki peran strategis dan berpengaruh pada kehidupan rakyat. Justru paling sering membuat blunder mulai dari pembicaraan, tingkah laku hingga kebijakannya. Secara personal dan institusional semuanya sering kebablasan dan melampaui batas.

Baca Juga: Empat Ciri Hidup Bahagia dan Cara Meraihnya

Semua asal bunyi dan kecerobohan entah disengaja atau tidak yang membuat rakyat semakin terluka, kesulitan dan menderita. Seolah-olah menjadi kontradiksi dengan komitmen dan langkah-langkah Prabowo untuk memulihkan dan memperbaiki negara ini.

Halaman:

Tags

Terkini

BAHAYANYA MAKELAR KASUS ( MARKUS )

Minggu, 24 Mei 2026 | 19:12 WIB

Suasana Perayaan Hari Raya Nyepi Di Tegal Kondusif

Jumat, 20 Maret 2026 | 15:24 WIB