OJO RUMONGSO BISO, NANGING BISOHO RUMONGSO
Oleh Rudi Hartono /Tokmas PEMALANG
JurnalisNetwork-PEMALANG-Filsafat jawa " ojo rumongso biso, nanging bisoho rumongso " adalah Ajaran luhur tentang kerendahan hati serta empati,
Artinya, jangan merasa paling pintar / mampu, tetapi mampulah merasakan ( sadar diri ),
Ini mengajarkan kita untuk menghindari sombong, menerima masukan, dan peka terhadap situasi serta perasaan orang lain.
* Ojo Rumongso Biso
( Jangan Merasa
Bisa ) :
° Larangan untuk menjadi pribadi yang sombong, angkuh, mendominasi, merasa paling hebat.
° Mengingatkan bahwa kemampuan diri terbatas dan sering kali membutuhkan bantuan orang lain.
° Mencegah perilaku menutup telinga dari saran atau kritik karena merasa diri sudah Paling benar.
* Bisoho Rumongso
( Mampulah
Merasakan ) :
° Dorongan untuk memiliki rasa empati, sadar diri, serta mawas diri.
° Kemampuan untuk mengukur kemampuan diri sendiri secara jujur.
° Peka terhadap kondisi dan perasaan orang disekitar .
* Implikasi dan
Manfaat :
° Kehidupan Sosial :
Artikel Terkait
MEMUTUS BUDAYA WANI PIRO ( TRANSAKSIONAL ) : Oleh Rudi Hartono (RShp)//Tokmas Pemalang
Ijazah antara Ghibah dan berbantah-bantah :// Oleh yusuf Blegur (Aktifis 88)
Berkat Sekolah Rakyat, Remaja Putri Ini Hidupkan Lagi Impian untuk Bekerja di Pertambangan
Si Cungkring dan Si Gemoy, Pasangan Tak Berkesudahan Oleh Yusuf Blegur (Aktifis 88)