Polres Tegal Kota Dorong Literasi Digital Pelajar Lewat “AI Ready ASEAN”

Photo Author
Agus.R, Jurnalis Network
- Selasa, 14 April 2026 | 11:36 WIB
Polres Tegal Kota Dorong Literasi Digital Pelajar Lewat “AI Ready ASEAN” (AGus R)
Polres Tegal Kota Dorong Literasi Digital Pelajar Lewat “AI Ready ASEAN” (AGus R)

JurnalisNetwork-KOTA TEGAL-Polisi Tegal Kota secara rutin mensosialisasikan tehnologi digital poitip kepada kalangan pelajar di lingkungan wilayah hukum polres Tegal Kota. Diharapakan kegiatan ini mnejadi ajang sosialisi poistip untuk menggunakan tehnologi secara positip kepada kalangan generasi muda.

Upaya menyiapkan generasi muda menghadapi era digital terus diperkuat. Polres Tegal Kota berkolaborasi dengan AI ASEAN/Mafindo menggelar pelatihan “AI Ready ASEAN” bagi pelajar SMA dan SMK di Aula SMA Negeri 2 Tegal,

Kegiatan ini menjadi ruang belajar bagi siswa untuk memahami kecerdasan buatan (AI) secara komprehensif, mulai dari konsep dasar, etika penggunaan teknologi, hingga praktik melalui Learning Management System (LMS) AI Ready ASEAN.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya menegaskan bahwa perkembangan kecerdasan buatan telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan. Hal tersebut ia sampaikan saat membuka pelatihan

Baca Juga: Polres Tegal Kota Sterilisasi Gereja, 350 Personel Disiagakan di Tri Hari Suci Paskah

“AI telah mengubah cara kita belajar, bekerja, hingga berinteraksi. Karena itu, pelajar harus siap dan mampu memanfaatkannya secara bijak,” ujarnya.

Menurutnya, AI bukanlah ancaman, melainkan alat bantu yang dapat meningkatkan efektivitas dan produktivitas jika digunakan secara tepat.

“AI tidak menggantikan manusia. Justru menjadi sarana untuk memperkuat kemampuan berpikir, berkreasi, dan berinovasi,” tegasnya kembali

Ia pun mengingatkan pentingnya penggunaan teknologi secara bertanggung jawab. Pelajar didorong memanfaatkan AI untuk hal-hal positif, seperti mendukung pembelajaran, riset, dan pengembangan kreativitas, serta menghindari praktik penyalahgunaan seperti plagiarisme.

“Jadikan AI sebagai pemicu ide, bukan pengganti proses berpikir,” imbuhnya.

Lebih jauh, Kapolres juga menyoroti peran penting para pendidik dalam mengawal pemanfaatan teknologi di lingkungan sekolah agar tetap berada pada koridor yang tepat dan produktif.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Tegal, Uti Bisnuharti mengapresiasi terselenggaranya program tersebut yang dinilai memberikan wawasan baru bagi para pelajar.

“Program ini membantu siswa lebih bijak dan beretika dalam memanfaatkan teknologi AI, sekaligus mampu memilah dampak positif dan negatifnya,” ungkapnya.

Baca Juga: Tok. Posek Sumurpanggang Resmi Barganti Nama Menjadi Polsek Margadana, Polres Tegal Kota

Halaman:

Editor: Agus.R

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BAHAYANYA MAKELAR KASUS ( MARKUS )

Minggu, 24 Mei 2026 | 19:12 WIB

Suasana Perayaan Hari Raya Nyepi Di Tegal Kondusif

Jumat, 20 Maret 2026 | 15:24 WIB
X