Jurnalis Network-Purbalingga — Jalur pendakian Gunung Slamet melalui Dusun Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, resmi ditutup sementara. Penutupan ini dilakukan menyusul meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Slamet dalam beberapa waktu terakhir.
Penutupan jalur pendakian dilakukan menyusul meningkatnya aktivitas vulkanis kawah gunung terbesar di Pulau Jawa tersebut.
“Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kami bersama pengelola jalur pendakian Gunung Slamet jalur Bambangan akan memberlakukan penutupan pelayanan sementara bagi calon pendaki sampai dengan adanya status aman,” kata Supervisor Site Gunung Slamet Perhutani Alam Wisata Wilayah Barat, Sugeng Utomo .
Baca Juga: Aktifitas Vulaknik Gunung Slamet di Jawa Tengah Meningkat, Suhu Maksimum Kawah Naik Drastis
Keputusan penutupan diambil oleh pengelola basecamp pendakian Bambangan bersama pihak terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan otoritas pemantauan gunung api. Langkah ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi bahaya bagi para pendaki akibat aktivitas gunung yang kian meningkat.
Selain jalur Bambangan yang menjadi salah satu rute favorit pendaki, masyarakat dan wisatawan juga diimbau untuk tidak mendekati kawasan puncak maupun kawah dalam radius yang telah ditentukan oleh otoritas terkait.
Dalam beberapa hari terakhir, Gunung Slamet menunjukkan peningkatan aktivitas, ditandai dengan kenaikan suhu kawah, intensitas kegempaan, serta hembusan gas dari kawah aktif. Kondisi ini dinilai berpotensi membahayakan keselamatan jika aktivitas pendakian tetap dilakukan.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan aktivitas Gunung Slamet. Sosialisasi kepada masyarakat sekitar juga terus digencarkan guna meningkatkan kewaspadaan.
.Gunung Slamet merupakan salah satu gunung tertinggi di Pulau Jawa dan menjadi destinasi favorit bagi para pendaki. Namun, keselamatan tetap menjadi prioritas utama di tengah meningkatnya aktivitas vulkanik saat ini.