lintas-peristiwa

846 Pengungsi Bencana Banjir Longsor Masih Perlu Penanganan

Sabtu, 6 Desember 2025 | 09:28 WIB
Kondisi pengungsi di Nias (dok.BNPB)

JurnalisNetwork-JAKARTA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan penanganan pengungsi akibat banjir dan longsor di tiga provinsi—Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat—terus berlangsung secara intensif. Berdasarkan laporan resmi per Jumat (5/12), total 849.133 jiwa pengungsi telah terdata dan kini menjadi fokus utama upaya tanggap darurat.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa penanganan tidak hanya terpusat di kota atau pos induk, tetapi sudah diarahkan langsung ke kantong-kantong pengungsian masyarakat.

“Ada 12 pengiriman dari Silangit ke Langkat, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Tengah dengan titik drop langsung ke kantong-kantong pengungsian masyarakat. Ini kita kejar tidak hanya titik-titik dropping logistik di pusat dan kota, tetapi sejak beberapa hari yang lalu kami sudah mengejar titik-titik kantong pengungsian yang koordinatnya sudah diberikan oleh TNI dan Polri,” ujar Abdul.

Baca Juga: Kronologi Viral Bupati Aceh Selatan Minggat di Tengah Bencana, Kena Semprot Gubernur Mualem

Ia pun mengungkap seiring membaiknya cuaca, sejumlah akses jalan di Sumatera Utara dan Aceh menunjukkan perkembangan signifikan.

Di Sumatera Utara, dari 37 titik longsor di ruas Tarutung–Sipirok sepanjang 68,61 km, 28 titik telah berhasil ditangani. Pada ruas Sibolga–Batangtoru–Padang Sidempuan, sebagian besar titik longsor dan banjir juga sudah dibersihkan.

“Dengan makin kondusifnya cuaca, termasuk operasi modifikasi cuaca yang kita lakukan, banjir sudah surut dan jalan yang putus sudah bisa diakses,” jelas Abdul.

Di Aceh, sejumlah jalur utama yang sebelumnya terputus kini mulai terbuka. Jalur Pidie Jaya–Bireuen masih terkendala di Jembatan Batee Iliek, namun dapat dilewati melalui jalur alternatif. Ruas Aceh Utara–Aceh Timur sudah bisa dilalui, sementara akses Aceh Utara–Bener Meriah telah tembus hingga kilometer 60, menyisakan 22 km untuk dibersihkan.

Baca Juga: Update Korban Banjir-Longsor Sumatera: 867 Orang Meninggal Dunia dan 521 Lainnya Masih dalam Pencarian

Jalur lain seperti Geumpang–Pameu dan Sigli–Tangse–Geumpang–Pameu juga sudah dapat dilewati kendaraan roda empat, meski pengguna diimbau tetap berhati-hati karena masih terdapat sisa material banjir dan longsor.

BNPB terus mengintensifkan distribusi logistik melalui tiga moda: darat, laut, dan udara. Armada udara menjadi tulang punggung bantuan ke wilayah yang terisolasi***

 

Tags

Terkini