Viral Seorang Remaja Ditemukan Tewas usai Diduga Jadi Korban Insiden Pembacokan di Cengkareng Jakarta Barat

Photo Author
Agus.R, Jurnalis Network
- Selasa, 5 Mei 2026 | 21:05 WIB
Menyoroti kasus seorang pegawai toko roti yang diduga menjadi korban pembacokan usai ditemukan meninggal dunia di Cengkareng, Jakarta Barat. (Instagram.com/@jakarta.terkini)
Menyoroti kasus seorang pegawai toko roti yang diduga menjadi korban pembacokan usai ditemukan meninggal dunia di Cengkareng, Jakarta Barat. (Instagram.com/@jakarta.terkini)

JurnalisNetwork-JAKARTA-Sebagian publik di media sosial tengah dihebohkan oleh adanya dugaan kasus pembacokan terhadap seorang remaja di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar).

Dalam unggahan Instagram @jakarta.terkini, pada Selasa, 5 Mei 2026, dilaporkan pria yang diduga pegawai toko roti itu ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Kejadian ini sempat menggegerkan warga sekitar, belum diketahui kronologi serta motif pelaku," tulis postingan tersebut.

Hingga saat ini, kasus tersebut telah dalam penanganan pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.

Lantas, bagaimana kesaksian warga hingga kepolisian setempat usai mencuatnya dugaan kasus pembacokan terhadap korban di Cengkareng tersebut? Berikut ulasannya.

Warga: Bermula saat Senggolan Motor

Dalam kasus ini, diduga korban dibacok orang tak dikenal (OTK) di area depan minimarket Jalan Podengkelan Belakang, Cengkareng, pada Senin, 4 Mei 2026.

Rido selaku warga setempat menuturkan, korban remaja berinisial A itu berprofesi sebagai tukang roti keliling.

Baca Juga: Pengakuan Terduga Pelaku yang Viral Pukul Bro Ron di Menteng, Sebut Waketum PSI Itu Sempat Mengoceh Lalu Tonjok Perut

Peristiwa terjadi saat korban hendak menyeberang jalan dan tanpa sengaja menyenggol sepeda motor pelaku yang melintas.

"Pengendara (pelaku) langsung marah, bilang Abang maksudnya apa, nyenggol-nyenggol?" ujar Rido.

Dugaan Cekcok Berujung Kekerasan

Rido menggambarkan, situasi saat itu sempat memanas setelah korban merespons dengan nada menantang ke pelaku.

Meski sempat dilerai warga, pertikaian justru berujung kekerasan di lokasi kejadian.

Halaman:

Editor: Agus.R

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X