Jurnalisnetwork-JOGJAKARTA-Universitas Gajah Mada, membuka peluang untuk memberikan keringan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi para maahasisa daerah asal yang daerahnya saat ini sedang terkena bencana di Aceh, Sumatera Utara , dan Sumatera Barat.
Hal tersebut sebagai bentuk ke pedulian dan meringankan, agar mahasiswa asal daerah tersebut tetap bisa berkonsntrasi untuk belajar.Keringanan ini akan dilihat dari kasus perkasus sehingga tiap mahasiswa/i nanti besarannya tidak sama.
Guna merealisasikan wacana tersebut,saat ini pihak UGM sedang mendata jumlah mahasisa dan mahasiswi yang daerah asalnya , maupun keluarga dan kampungnya sedang dilanda bencana.
"Kemungkinan untuk itu ada untuk kita lakukan, dan yang perlu sebenarnya sekarang adalah bagaimana gerak cepat bahwa mahasiswa-mahasiswa kita tetap akan menjalankan studinya, karena minggu depan sudah akan masuk masa Ujian Akhir Semester," kata Sekretaris UGM Andi Sandi Antonius Tabusassa Tonralipu di UGM, Kamis (4/12).
Baca Juga: Pemprov Jateng Kirim Bantuan 1,3 M ke Sumatera
Data UGM saat ini menyebut, setidaknya ada ada 1.800 mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan yang terdampak bencana di 3 propinsi tersebut.
Selain mewacanakan keringan biaya UKT, UGM juga telah mengirimkan TIm Trauma Healing ke lokasi terdampak bencana.
Melalui koordinasi lintas unit, termasuk DPkM, DERU, Ditmawa, Direktur Perencanaan, BMS, Forkom, dan GER (Gelanggang Emergency Response), tim trauma healing dari FK-KMK yang telah bergerak menuju lokasi terdampak
Baca Juga: Di tengah bencana alam banjir dan longsor, Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali erupsi,
Tim ini akan fokus pada pendampingan psikososial. Selain itu, UGM bersama dengan para pakar dan relawan berkoordinasi dengan pemerintah siap melakukan pendampingan dalam penanganan darurat bencana dan rekonstruksi.***
Artikel Terkait
Tito Karnavian Minta Tiap Daerah Petakan Kerawanan Bencana
Mendagri Tito Karnavian Anggap Wajar Para Bupati yang Ngaku Tak Sanggup Tangani Bencana Banjir-Longsor di Sumatera
Ahmad Muzani : Prabowo Fokus Pulihkan 3 Provinsi Terdampak Bencana.